DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Islam menempatkan budaya rasa malu sebagai bagian dari keimanan seseorang. Orang yang beriman pasti memiliki sifat malu dalam menjalani kehidupan. Orang yang tidak memiliki rasa malu berarti seseorang bisa dikatakan tidak memiliki iman dalam dirinya meskipun lidahnya menyatakan beriman.
“Puncak dari Ilmu adalah adab sopan dan santun (Akhlakul karimah). Mari bersama-sama mengedepankan akhlak. Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan Akhlak. Maka, salah satu ciri utama umat Nabi Muhammad SAW adalah tinggi dan baik akhlaknya.”
Semoga Allah SWT menghindarkan kita semua dari kesombongan yang telah menyeret fir’aun dan juga syaitan dalam pembangkangan terburuk.) Kata-kata cacian hanya akan memantik fitnah (bencana).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT menciptakan bani Adam dengan 8 sifat. 4 diantaranya, adalah sifat-sifat penghuni surga dan 4 yang lainnya adalah sifat-sifat penghuni neraka
Assabiqunal Awwalun adalah sebutan untuk golongan yang pertama kali masuk Islam. Berikut nama-nama Assabiqunal Awwalun
Bukan hal yang tidak mungkin jika seorang muslim memiliki fikiran atau terbersit dalam hati untuk murtad karena alasan satu dan lain hal ketika sedang menghadapi problem kehidupan yang membuat keimanannya goyang dan rapuh
“Anda beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari Akhir, dan Anda beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Pengertian Hadits di atas menjelaskan tentang Rukun Iman yang berjumlah 6 yang wajib diimani oleh seluruh mu'min. Jika ada yang diingkari dari ke-6 Rukun Iman tersebut, maka iman kita tidak sah.
Imam As-Suyuti menulis sebuah kitab yang berjudul Lubbabul Hadits. Dalam bab ke 5 kitab ini Imam As-Suyuthi menjelaskan 10 Hadits tentang keutamaan Iman yang harus kita ketahui dan refleksikan. Adapun Hadits-hadits tersebut adalah sebagai Berikut:
Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Qomi'ut Tughyan menjelaskan bahwa terdapat 77 Cabang Iman. Bagi setiap muslim yangmampu melakukan 77 cabang iman tersebut, maka sempurnalah imannya. Dan apabila ada yang ditinggalkan, maka berkuranglah ketebalan imannya. Dalam kitab Qomi’ut Thughyan disebutkan sebanyak 77 cabang iman tersebut ialah berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh para ahli hadits.
Iman. Islam, dan Ihsan adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain bagi kita dalam menjalani seluruh aspek kehidupan di dunia ini.