Abu Darda dan Abu Dzar

  1. Hadis:

    عُوَيْمِرٌ حَكِيْمُ أُمَّتِيْ وَجُنْدُبٌ طَرِيْدُ أُمَّتِيْ يَعِيْشُ وَحْدَهُ وَيَمُوْتُ وَحْدَهُ وَاللهُ يَبْعَثُهُ وَحْدَهُ

    Artinya:
    "Uwaimir adalah Hakim umatku. Jundub adalah petualang umatku. Ia hidup sendirian, mati sendirian dan akan dibangkitkan sendirian."

    Asbabul Wurud:
    Diriwayatkan Dari Ibnu Ishaq, Dari Ibnu Mas'ud, katanya: "Ketika Rasulullah SAW berjalan ke Tabuk berpapasan dengan seorang laki-laki. Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah SAW si anu tertinggal jauh di belakang."Kata Rasulullah SAW: "Panggillah Dia , jika ia orang baik, niscaya Allah akan menyertakan kebaikannya itu bersamamu. Jika tidak, mudah- mudahan Allah menghilangkan keburukannya Darimu."Abu Dzar menunggangi untanya lambat-lambat. Ketika unta itu berhenti, ia mengambil barang bawaannya dan memikulnya di atas punggungnya, kemudian ia keluar mengikuti jejak Rasulullah SAW dengan berjalan kaki. Ketika Rasulullah SAW mampir di suatu tempat, orang-orang Muslim melihat dan memperhatikan orang yang berada di belakangnya. Seorang di antara mereka berkata: "Ya Rasulullah SAW, orang itu berjalan sendirian."Rasulullah SAW bersabda: "Mungkin Abu Dzar."Ketika orang-orang itu melihatnya dengan jelas, mereka berkata: "Ya Rasulullah SAW, demi Allah Dia Abu Dzar."Maka bersabdalah Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Abu Dzar berjalan sendirian… dan seterusnya."

    Periwayat:
    Al-Harits bin Abu Usamah di dalam "Musnad"- nya Dari Abu Matsni Al Amluky secara mursal. yang dimaksud dengan Uwaimir ialah Abu Darda sedangkan Jundub, Abu Dzar Al Ghifari.