Asbabun Nuzul Surat An-Nisa' Ayat 100

Ayat ini turun berkaitan dengan d}amrah bin Jundab yang ingin sekali berhijrah ke Madinah menyusul Nabi s}allalla>hu ‘alaihi wasallam. Meski sakit keras, ia tetap berangkat menuju Madinah hingga akhirnya wafat di tengah perjalanan.

  1. عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيةُ: (إنّ الّذِينَ تَوَفّاهُمُ المَلائِكَةُ ظالِمِي أنْفُسهِمْ) فَكَانَ بِمَكَّةَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ ضَمْرَةُ مِنْ بَنِيْ بَكْرٍ، وَكَانَ مَرِيْضًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ: أَخْرِجُوْنِي مِنْ مَكَّةَ فَإِنِّيْ أَجِدُ الحَرَّ. فَقَالُوْا: أَيْنَ نُخْرِجُكَ؟ فَأَشَارَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْمَدِيْنَةِ، فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ (وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللّهِ وَرَسُولِهِ ...) إِلَى آخِرِ الآيةِ. (1)

    Ibnu ‘Abba>s berkata, “Turunlah ayat innal-laz\i>na tawaffa>humul-mala>’ikatu z}a>limi> anfusihim. Ketika itu di Mekah ada seorang pria dari Bani> Bakr bernama D{amrah (bin Jundab). (2) Dalam kondisi sakit ia berkata kepada keluarganya, ‘Bawalah aku keluar dari Mekah. Aku merasa kepanasan di sini.’ Keluarganya menjawab, ‘Kemana kami mesti membawamu?’ Dengan tangannya ia menunjuk ke arah Madinah, lantas turunlah ayat, waman yakhruj min baitihi> muha>jiran ilalla>hi warasu>lihi.”

    Sumber artikel:
    Buku Asbabul Nuzul: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur'an
    Buku disusun oleh Muchlis M. Hanafi (ed.)
    Buku diterbitkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI, 2017


    (1) Hasan; diriwayatkan oleh at}-T{abariy dan Ibnu Abi> H{a>tim dari jalur Muh}ammad bin Syuraik dari ‘Amr bin Di>na>r dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abba>s. Lihat: at}-T{abariy, Ja>mi‘ al-Baya>n, juz 7, hlm. 398; Ibnu Abi> H{a>tim, Tafsi>r al-Qur’a>n al-‘Az}i>m, juz 3, hlm. 1050, hadis nomor 5887. Menurut penelusuran Muqbil bin Ha>di>, para perawi hadis ini s\iqa>t, meski ia cenderung mengatakannya mursal. Selain melalui jalur tersebut, at}-T{abariy juga menyebutkan banyak riwayat serupa dari jalur lain secara mursal, misalnya dari Sa‘i>d bin Jubair, ‘Ikrimah, Qata>dah, as-Suddiy, dan ad}-D{ah}h}a>k. Hadis serupa juga disebutkan oleh Abu> Ya‘la> dengan para perawi yang s\iqa>t, demikian kata al-Hais\amiy. at}-T{abra>niy juga meriwayatkan hadis yang sama secara marfu', sedangkan al-Baihaqiy secara mursal. Lihat: Abu> Ya‘la> al-Maus}iliy, Musnad Abi> Ya‘la>, (Damaskus: Da>r as\-S|aqa>fah al-‘Arabiyyah, cet. 2, 1992), juz 5, hlm. 81, hadis nomor 2679; al-Hais\amiy, Majma‘ az-Zawa>’id, juz 7, hlm. 47, hadis nomor 10949; at}-T{abra>niy, al-Mu‘jam al-Kabi>r, juz 11, hlm. 273, hadis nomor 11709.

    (2) Pria tersebut akhirnya meninggal sebelum sampai Madinah, tepatnya di wilayah Tan‘im. Sebetulnya d}amrah bukanlah satu-satunya nama yang muncul dalam kisah ini. Ada banyak nama lain yang disebut, misalnya D{amrah bin ‘I‘ah, pria dari Bani Lais\, pria dari Bani Kina>nah, atau pria dari Bani Bakr. Lihat: as-Suyu>t}iy, Luba>b an-Nuqu>l, hlm. 89.