DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Alhamdulillah mari kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah Jalla Jalaluhu, yang telah mengumpulkan dan memanggil kita, tidak lain untuk memuliakan kita sebagai jamaah Jumat yang merupakan para tamu Allah Jalla Jalaluhu yang dipanggil khusus langsung dalam Al-Qur'an. Dipanggil langsung dengan pangkat tertinggi sebagai manusia di sisi Allah, yaitu sebagai orang yang beriman.
Dalam konteks penciptaan alam, dibanding makhluk lainnya, manusia adalah makhluk paling mulia. Para sufi menyebutnya sebagai insan kamil, manusia yang sempurna.
Manusia yang beriman dan bekerja dengan baik, sehingga melahirkan karya-karya besar yang bermanfaat bagi sesamanya disebutkan al-Qur’an sebagai manusia yang paling baik dan terpuji. Sesungguhnya manusia yang paling mulia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya dan makhluk lain secara menyeluruh.
Bahwasanya siapa yang dikarunia sikap lemah lembut, maka ia sungguh telah dikarunia kebaikan dunia dan akhirat. Silaturrahim, baik budi pekerti, dan berbuat baik kepada tetangga, akan meramaikan kampung halaman dan menambah umur panjang
Secara umum, bersalaman dipahami sebagai kegiatan berjabat tangan yang dilakukan oleh seseorang dengan orang lain.
Malam indah yang lebih baik dari seribu bulan itu adalah malam yang penuh berkah, malam yang mulia dan memiliki keistimewaan-keistimewaan tersendiri.
Salah satu misi dibangkitkannya para Nabi dan Rasul serta kebangkitan penerusnya adalah untuk menegakkan keadilan
Hari-hari yang lebih khusyu dalam beribadah merupakan hal yang sulit didapatkan di hari biasa
Seorang kafir karena tidak membaca basmalah sebelum makan, ia akan memenuhi usus-ususnya yang tujuh itu. Sedangkan seorang mukmin karena membaca basmalah sebelum makan,
Syekh Bâ’alwî dalam kitab Bughyat al-Mustarsyidîn menyatakan maksud hadis ini adalah bahwa Allah SWT menampakkan ampunan kepada hamba-Nya di bulan Rajab tanpa pelantaraan (wasilah) syafaat (permohonan ampunan) dari seseorang pun, dan di bulan Sya’ban dengan wasilah syafaat Nabi Muhammad SAW, serta di bulan Ramadhan dengan wasilah syafaat umat (yakni orang-orang yang saleh).