DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam non formal berupa pondok pesantren moderen yang berdiri sejak tahun 1999 pada tanah seluas 7025 m2. Lokasi Pondok pesantren Bina Insani terletak di Dukuh Baran, Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.
Pondok pesantren Miftahul Hasanah, pesantren militan yang luar biasa ini persisnya berada di Jalan genteng no 7 desa sukarapih kecamatan sukasari, santri salafi 200, santri khalaf 67, tanfidz 17 orang, Diniyah 300 orang.
Yayasan Pendidikan Islam Darul Hidayah (YPIDH) Runting adalah salah satu yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, ekonomi dan sosial keagamaan di Pati.
Pondok Pesantren Riyadhul Jannah didirikan pada tahun 1996, yang mana merupakan perwujudan dari cita-cita DR. KH. Moch. Ujang Saefullah,Drs.,M.M.Pd.
Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu beralamat di Jl. H. Badaruddin Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah NTB. Berdiri pada 1 April 1962. didirikan oleh TGH. Lalu M. Turmudzi Badaruddin hingga berkembang pesat seperti sekarang ini.
Makam KH. Abdul Wahab Chasbullah Jombang di jalan Kyai Haji Wahab Hasbullah No.80, Tambak Rejo, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur
Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) didirikan sekitar pada tahun 1825 di dusun Gedang kelurahan Tambakberas, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur
Pesantren Kyai Parak Bambu Runcing Kab. Temanggung di jalan Coyoudan 03 RT 01, RW 13 Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.
Yayasan Asysyahidiyyah didirikan atas prakarsa KH. Q. Ahmad Syahid, M.Sc, pada tahun 1983 dengan Akta tanggal 28 Maret 1983 No. 20 di Jl. Kapten Sangun No. 6 Tenjolaya Cicalengka Bandung Jawa Barat Indonesia, dengan tujuan untuk menaungi beberapa lembaga pendidikan dan sosial yang telah lebih dulu ada.
KH. Ahmad Zayadi Muhajir, ulama Betawi yang terkenal santun dan tawadhu` ini, lahir pada tanggal 23 Desember 1918 di Kampung Tanah 80 Klender, Jakarta Timur dari pasangan H. Muhajir bin Ahmad Gojek bin Dato KH. Muhammad Sholeh bin Tinggal bin Syafiuddin dan Umi Anisah yang merupakan orang asli Betawi.