DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Hasan Basri beliau adalah Ulama yang begitu masyhur nama nya di kalangan masyarakat, para santri baik di Jawa Barat maupun di luar Jawa barat, terutama dikalangan para santri tahun ’90 an. Beliau diperkirakan lahir pada tahun 1928 kalau dari wafat pada tahun 2011 di usia 83 tahun.
KH. Abdul Kabir beliau adalah ulama besar, pejuang, dan Muharrik NU di Banten. KH. Abdul Kabir dimasa mudanya adalah sosok pemuda yang cerdas dan menonjol beliau setelah mondok 40 pondok dari pondok pesantren Cilegon hingga Cirebon, beliau mondok ilmu di pesantren Tebuireng yang diasuh oleh KH. Hasyim Asy'ari. KH. Abdul Kabir.
Syekh Hamzah Fansuri merupakan salah seorang Ulama Sufi besar di Nusantara tepatnya di Daerah Aceh. Beliau juga seorang pujangga Melayu terbesar Abad XVII dan penyair sufi yang tiada taranya pada zaman itu. Syekh Hamzah Fansuri mendapat julukan Jalaluddin Rumi-nya kepulauan Nusantara.
Pesantren Tahfidz Ibnu Hafidz merupakan pesantren yang didirikan oleh Ust. Taslim Hafidz, Lc. pada tahun 2019. Pesantren Tahfidz Ibnu Hafidz berlokasi di Dusun Sukamulya, Ds. Rancadaka, Kec. Pusakanagara, Kab. Subang-Jawa Barat.
Pondok Pesantren Al Falah berdiri pada 2019, pesantren ini terletak di Jalan Kesatriaan No 99, RT 03/08, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Pesantren Al Falah berdiri melalui wakaf Hj Tuti, saat ini pesantren diasuh oleh Ustadz Hasan Basri, SQ MA, Ridwan Alharomain SPd, Hj. Syadah Nafisah, SQ.
Ziarah di Makam KH. Ahmad Qori Nuri, Pendiri Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya
KH. Shodiq Damanhuri, Pesantren APIS Sanan Gondang, Blitar
KH. Syamsul Mu'in Cholid, Muasis Pesantren Darul Amien Banyuwangi
Pesantren Al-Inayah dirintis dan didirikan oleh KH. Junaedi Aziz pada tahun 1971 di Kampung Jerang Ilir, Desa Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Karena kurangnya pendidikan agama di daerah Cibeber kemudian KH. Junaedi Aziz dengan dukungan ayahnya KH. Bani Aziz berinisiatif mendirikan pondok pesantren.