DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Faqih Muntaha atau yang akrab disapa dengan panggilan Abah Faqih lahir pada 3 Maret 1955 di Kalibeber. Beliau merupakan putra sulung KH. Muntaha Alhafidz dengan Nyai Hj Maiyan jariyah.
Dalam perkembangannya, madrasah yang dirintis KHR.AbdulFattah menjadi cikal bakal ponpes tertua di wilayah Mangunsari, Kabupaten Tulungagung
Melalui sejarah yang panjang (berdiri tahun 1929 oleh KH. Ahmad Fadlil), kini Pondok Pesantren Darussalam telah berkembang dan mencapai kemajuan yang sangat menggembirakan.
KH. Mas’ud yang kemudian dikenal dengan KH. Ahmad Djazuli Utsman ini merupakan sosok yang sangat haus akan ilmu, sejak kecil beliau tak pernah Lelah untuk belajar.
Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum dengan bantuan modal awal (hibah) dari Bapak H.M. Jusuf Kalla dengan merekomendasikan kepada Anregurutta H.M. Sanusi Baco, Lc berupa lahan seluas 3,7 hektar mulai dibangun pada tahun Kemudian atas bantuan Bapak Zainal Basri Palaguna (Gubernur Sulawesi Selatan saat itu) dengan sejumlah Ulama, tokoh dan Cendikiawan Muslim di Sulawesi Selatan.
Anregurutta KH. Sanusi Baco beliau adalah ulama karismatik dari Sulawesi Selatan berdarah Bugis selain sebagai Mutasyar PBNU beliau adalah pendiri pesantren Nadlatul Ulum Maros.
Berusaha secara maksimal untuk meningkatkan dan menyempurnakan pendidikan dan pengajaran di Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah, usaha ini tercatat dalam sejarah perjalanan Pesantren ini yang dimulai dengan pendirian Madrasah Arabicshe School pada tahun 1941
Pesantren Ibnul Amin Pamangkih Barabai Kalimantan Selatan
Makam Syech Maulana Syamsudin Letak Makamnya dekat pantai Widuri tepatnya di Desa Widuri, Pemalang, Jawa Tengah