DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Cerita hidup para sufi kerap menyibak hal-hal istimewa dari perkara-perkara yang tampak remeh. Sepele di mata manusia tak selalu rendah menurut Tuhan.
Lebih Dekat dengan Kain Adati dalam Adiwastra Nusantara 2019. Pameran kain adati terbesar di Indonesia, Adiwastra Nusantara kembali bakal diselenggarakan untuk yang ke-12 kalinya pada tanggal 20-24 Maret 2019
“Tepatnya, lokasi temuan berada di titik STA 37+700. Tapi, lokasinya tidak berada di main road tol, melainkan di area Right of Way (ROW) atau sekitar 15 meter dari main road,” jelas Agus.
Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis sahih imam Muslim. Bahkan berpuasa di dalam bulan-bulan mulia ini disebut Rasulullah sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan. Nabi bersabda : “Seutama-utama puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan-bulan al-muharram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab).
BULAN RAJAB merupakan bulan badah dan salah satu amaliah yang sering di lakukan oleh para ulama terdahulu dan mereka mengabadikannya dalam turast klasik berupaq “istigfar Rajab”. Keangungan dan kelebihan “istigfar ini” sangat banyak dan telah teruji keampuhannya.
Ini adalah 28 dawuh KH Maimoen Zubair, apa saja itu?
Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin selama kita berusaha. Demikian juga keinginan menjadi orang kaya, banyak uang dan rezeki berlimpah,
Sebagai Muslim dan Mukmin yang memiliki sandaran hidup kepada Allah dan pegangan hidup pada ajaran Rasulullah tak perlu risau dan galau. Sejak jauh-jauh hari Rasulullah telah memberikan resep mujarab untuk mengatasi kesulitan hidup yang demikian
Manusia dapat mengingat Allah swt di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya.
Terkadang muncul dari beberapa ulama sufi (sufi haqiqi, bukan sufi jahil syariat) ucapan-ucapan yang secara lahiriyyah tampak menyelisihi zhahir syariat, seperti “Ana al-Haq”, atau “Subhani” dan lain-lain. Syaikh Akbar Ibn Arabi al-Hatimi dan Syaikh Abu Yazid al-Basthami adalah di antara sufi yang “tertuduh” dalam hal ini.