DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Ziarah di Makam KH. Tubagus Ahmad Hasuri Thohir, Pendiri Pesantren At-Thahiriyah, Kota Serang
Pesantren 'Ainul Ulum Kab. Ponorogo beralamat di Jln Pulung Mlarak, Pulung, Kec. Pulung, Kab. Ponorogo, pesantren didirikan oleh KH. Fathkurodji dan yang diteruskan oleh KH. Ahmad Sunani.
Wabah Amwas pada tahun 638 M merupakan suatu peristiwa yang mengguncang pilar-pilar masyarakat di Syam dan menciptakan bayang-bayang yang meluas dalam catatan sejarah awal Islam. Respons cepat dan efektif Khalifah Umar bin Khattab dalam menanggapi krisis ini menjadi penekanan utama, memunculkan pertanyaan tentang kepemimpinan adaptif dan dampaknya pada kesejahteraan masyarakat.
KH.Cholil bin KH. Abdulloh Umar lahir di Desa Pasinan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.
Oleh karena itu, sudah seharusnya kita berpandangan adil dalam melihat kenyataan yang ada di Indonesia. Adil tersebut dalam pandangan Gus Baha adalah ketika pandangan nasionalisme tidak mengurangi keagamaan, begitupun sebaliknya, pandangan keagamaan tidak mengurangi nasionalisme.
Yayasan Pondok Pesantren Sunanul Huda resmi didirikan pada tahun 1997
Nasab KH. Dalhar tersambung pada trah Raja Mataram, Amangkurat III. Ayah KH. Dalhar bernama KH. Abdurrahman bin Abdurrauf bin Hasan Tuqo. Pada waktu perjuangan Perang Jawa, KH. Abdurrauf membantu Diponegoro berjuang di tanah Jawa.
Pada saat usia 10 tahun, Kyai Sanusi disekolahkan di Volk School (Sekolah Rakyat) yang terletak di Desa Ciporang. Kendati sudah berumur 10 tahun, Kyai Sanusi termasuk murid yang paling kecil. Dalam buku catatan Kyai Sanusi, setiap sore dirinya selalu mengaji di pesantren KH. Ghazali.
KH. Matin Syarkowi, beliau adalah putra keempat dari kedua orangtua Abuya KH Syarqowi bin Rofiq dan Ibunyai Hj. Mahdiyah binti H Rohmatullah merupakan muassis atau pendiri Pondok Pesantren Al Fathaniyah Tengkele, Kota Serang Banten.
KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih dikenal sebagai Gus Kikin (lahir 17 Agustus 1958), beliau adalah putra almarhum KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum.