Hukum Gerak Badan seperti Olahraga

 
Hukum Gerak Badan seperti Olahraga

Gerak Badan Seperti Angkat Besi

Pertanyaan :

Bagaimana hukumnya gerak badan seperti renang, mengangkat besi dan jalan kaki?

Jawaban :

Segala macam gerak badan itu hukumnya boleh, asalkan tidak menimbulkan kerusakan dan tidak dipergunakan untuk berjudi serta bukan menjadi tanda-tanda orang fasiq dan pada umumnya berjalan dengan baik tidak membahayakan.

Keterangan, dalam kitab:

  • Hasyiyah al-Bajuri[1]

وَكَذَا سَائِرُ أَنْوَاعِ اللَّهْوِ الْخَطِيْرِ فَتَحْرُمُ إِنْ لَمْ تَغْلُبْ السَّلاَمَةُ وَتَحِلُّ إِنْ غَلَبَتْ السَّلاَمَةُ. وَقَالَ أَيْضًا لاَ الْمُسَابَقَةُ عَلَى الْبَقَرِ  لِأَنَّهَا تَحْرُمُ بِالْعِوَضِ وَتَحِلُّ بِلاَ عِوَضٍ كَمَا عُلِمَتْ وَمِثْلُهَا فِيْ هَذَا التَّفْصِيْلِ الصُّرَاعُ وَالشَّارَةُ وَالْغَطْسُ بِالْمَاءِ وَالسِّبَاحَةُ وَالْمَشْيُ بِاْلأَقْدَامِ وَالْوُقُوْفُ عَلَى رِجْلٍ وَالْمُسَابَقَةُ بِالسُّفُنِ وَلَعْبُ نَحْوِ شَطْرَنْجِ وَكُرَّةُ مَحْجَنٍ.

Demikian halnya semua jenis permainan yang berbahaya hukumnya haram jika tidak ada jaminan keselamatan diri, dan halal jika keselamatan diri bisa terjamin. Hal serupa tidak serupa pertandingan di atas sapi (karapan sapi), hukumnya haram jika disertai dengan imbalan/uang dan halal jika tanpa imbalan. Demikian halnya dengan gulat, jalan kaki, menyelam, berenang, berdiri di atas sebelah kaki, lomba perahu , permainan catur serta sepak takraw.

[1]   Ibrahim al-Bajuri, Hasyiyah al-Bajuri ‘ala Fath al-Qarib, (Singapura: Sulaiman Mar’i, t. th.), Jilid II, h. 306-307.

 

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 24

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-1

Di Surabaya Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1345 H. / 21 Oktober 1926 M.