12 Dec 2017 · 16.117 dibaca · Pesantren
Untuk memenuhi pendidikan keagamaan yang mampu mencetak kader-kader ulama yang berdedikasi tingggi terhadap agama dan negara, berakhlak mulia dan memiliki jiwa kepemimpinan amanah, sesuai harapan masyarakat Desa Sumurbandung, Kec. Cikulur, Kab. Lebak, Prop. Banten, maka KH. Hanbali, seorang tokoh agama yang sangat kharismatik di daerah itu, berupaya mewujudkannya dengan membentuk majlis mudzakarah kecil-kecilan.
Dalam majlis mudzakarah itu, KH. Hanbali mengajarkan kitab-kitab sumber keagamaan dalam berbagai bidang, baik bidang fikih (Kifayah al-Akhyar, I’anah al-Thalibin, Kasyifah al-Saja, Safinah al-Najah, Fath al-Wahhab, Fath al-Mu’in, Riyadh al-Badi’ah, dll), bidang tauhid (Fath al-Majid, Kifayah al-‘Awwam, dll), dan bidang tasawuf (Ihya’ Ulum al-Din, Bidayah al-Hidayah, Minhaj al-‘Abidin, Kifayah al-Adzqiya’, Nashaih al-‘Ibad, Sullam al-Taufiq, dll).
Kala mengelola majlis mudzakarah itu, KH. Hanbali masih berstatus lajang dan baru berumur 26 tahun. Umur yang relatif m
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+