Ziarah di Makam Syekh Quro, Sang Penyebar Islam dari Campa

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Ziarah di Makam Syekh Quro, Sang Penyebar Islam dari Campa

Daftar Isi

Laduni.ID, Jakarta - Syekh Quro adalah Syekh Qurotul Ain atau Syekh Hasanudin atau Syekh Mursahadatillah. Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syekh Quro adalah seorang ulama. Beliau adalah putra ulama besar Perguruan Islam dari negeri Campa yang bernama Syekh Yusuf Siddik yang masih ada garis keturunan dengan Syekh Jamaluddin Akbar al-Husaini serta Syekh Jalaluddin ulama besar Mekah.

Jika ditarik dan dilihat dari silsilah keturunan, Syekh Hasanudin atau Syekh Quro masih ada garis keturunan dari Sayidina Husein Bin Saiyidina Ali r.a. menantu dari Nabi Muhammad SAW. dari keturunan Dyah Kirana ( Ibunya Syekh Hasanudin atau Syekh Quro ).

Selain itu Syekh Hasanudin atau Syekh Quro juga masih saudara seketurunan dengan Syekh Nurjati Cirebon dari generasi ke – 4 Amir Abdullah Khanudin. Adapun nasab Syekh Quro berdasarkan kitab nasab yang disusun Oleh Al Allamah Sayyid Bahruddin Azmatkhan Al Hafiz dan Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan

Profil
Syeikh Quro Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syekh Quro adalah seorang ulama dari Campa. Beliau adalah putra Ulama besar Perguruan Islam dari negeri Campa yang bernama Syekh Yusuf Siddik. Beliau masih ada garis keturunan dari Syekh Jumadil Kubro dan kakeknya Syeikh Jalaluddin, seorang ulama dari Mekkah. Dari garis nasab ibu beliau yang bernama Dyah Kirana.

Guru beliau di antaranya:
Syekh Yusuf Siddik.

Untuk kelanjutannya tentang Profil beliau silahkan baca di Biografi Syekh Quro

 Lokasi Makam
Lokasi komplek Makam Syekh Quro Karawang (Syekh Qurotul Ain) berada di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, sekitar 28 Km dari pusat Kota Karawang. Syekh Quro dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam yang pertama di Jawa, selain tentunya Syekh Maulana Malik Ibrahim.  

Haul
Haul Syekh Quro diadakan pada bulan Sya'ban tepat pada tanggal 25-26 Sya'ban di komplek Makam Syekh Quro Karawang (Syekh Qurotul Ain) berada di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Motivasi Ziarah Menurut Syeikh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

Fadilah
Makam Syekh Quro banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Karawang saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang makamnya berada di Komplek Syekh Quro terletak di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Ada keyakinan dari masyarakat yang datang ke sana bahwa dengan berziarah dan berdoa di makam Syekh Quro, maka segala keinginan pasti akan terkabul. Bahkan bagi beberapa kalangan, mereka meyakini bahwa karomah dari Syekh Quro bisa meningkatkan derajat. Karena itu tak jarang yang datang ke sana adalah orang-orang dari golongan pejabat. Selanjutnya bagi para pedagang, berdoa di makam ini konon adalah jaminan kesuksesan dalam usaha yang dijalankannya.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Karawang di antaranya:
Ali Agrem, Bolu Kijing, Gandasturi, Kue Semprong, Kue Gonjing, Kerupuk Bontot, Minuman Kawista Madu, Opak Ketan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kilas Sejarah

, penerbit Madawis, Edisi Tahun 2014 adalah sebagai berikut  :

1. Muhammad Rasulullah SAW
2. Fatimah Az-zahra
3. Husein As-shibti
4. Ali Zaenal Abidin
5. Muhammad Al-Baqir
6. Jakfar As-Shodiq
7. Ali Al-Uraidhi
8. Muhammad An-Naqib
9. Isa Ar-Rumi
10. Ahmad Al-Muhajir
11. Ubaidhillah
12. Alwi Al Awwal
13. Muhammad Shohibus Souma'ah
14. Alwi Atsani
15. Ali Kholi' Qosam
16. Muhammad Shohib Marbat
17. Alwi Ammul Faqih
18. Abdul Malik Azmatkhan
19. Abdullah Amir Khan
20. Sultan Ahmad Syah Jalaluddin
21. Husein Jamaluddin Jumadhil Kubro
22. Syekh Yusuf Siddiq
23. Syekh Hasanuddin/Maulana Hasanuddin/Syekh Quro Azmatkhan
 
Makam Syekh Quro Karawang sering dikunjungi peziarah terutama pada malam Sabtu. Mengapa malam Sabtu karena konon makam Syekh Quro ini ditemukan pada malam Sabtu, yang kemudian dijadikan sebagai hari kegiatan tawasul Sabtuan rutin yang kini diikuti oleh ribuan peziarah. Di tempat ini ada pula makam Syekh Bentong (Syekh Abdiulah Dargom), salah seorang muridnya.
 
 
Di belakang bangunan utama Makam Syekh Quro terdapat Sutegaling dan Sumur Awisan. Sutegaling dipercaya merupakan tempat dimana Syekh Tolha dan Raden Somaredja mendapat pesan gaib, “Jagalah dan pusti-pustilah (pelihara) tempat ini, Insya Allah akan membawa keberkahan untuk semuanya”, yang dipercayai sebagai pesan dari Syekh Quro.



Sumur Awisan yang dianggap keramat berada di samping cungkup makam memiliki diameter 1 meter, dengan air sangat bening yang tidak pernah kering.

Lokasi Makam

Lokasi Makam Syekh Quro Karawang (Syech Qurotul Ain) berada di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, sekitar 28 Km dari pusat Kota Karawang. Syekh Quro dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam yang pertama di Jawa, selain tentunya Syekh Maulana Malik Ibrahim.  

 
Sumber: Dari Berbagai Darasumber