08 Sep 2018 · 2.101 dibaca · Sejarah
John Perkins dalam bukunya Confession Economic Hitman (Pengakuan Ekonom Penghancur) pada bagian ini menceritakan pengakuannya sebagai berikut:
Pendekatan ekonomi yang dilakukan oleh MAIN yang egoistis telah dibantah oleh kaum muda Indonesia, karena tidak mampu memberikan perlindungan atau membantu generasi masa depan di manapun, sehingga memaksa untuk mempelajari pendekatan lain.
Sesuai jargon Bank Dunia, sifat alami bantuan luar negeri dan peran sah yang dapat dimainkan oleh negara- negara maju (DC- Developed Countries) untuk rnembantu mengurangi kemiskinan dan kesengsaraan di negara-negara (LDC - Less-Developed Countries). Namun, dalam kenyataannya, bantuan itu hanya tamak dan mengutamakan keuntungan dan kepentingan para negara maju sebagai pendonor daripada benar-benar membantu dunia yang sedang sakit dan kelaparan, yang mana menjadi motivasi utama lntervensi negara pendonor.
Pada akhirnya, tujuan bantuan luar negeri adalah imperialisme dengan memaksakan bantuan pada bagian dunia yang lain dengan pola, cara, dan gaya hidup seperti
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+