11 Sep 2018 Β· 2.444 dibaca · Aswaja
LADUNI. ID I Aceh- Islam mengenal Hijrah itu bukan hanya berpindah secara zahir dari satu tempat kedaerah lainnya, namun kita harus mampu mengaktualisaiskan esensi hijrah itu sendiri dalam kehiduapan sehari-hari.
"Secara kontektual hijrah itu harus mampu kita membangun pribadi diri dan juga orang lain (masyarakat) dan menanamkan serta menumbuhkan sikap optimisme kepada umat muslim bahwa betapapun kelamnya dan sulitnya kehidupan ini, pasti sosok malam nan kelam itu akan ada menemukan pancaran sinar matahari yang terbit di ufuk timur," kata Tgk. Kausar alumni Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Bandar Dua, Pidie Jaya, Selasa, (12/9/2018).
Tokoh agamawan muda kelahiran Pidie itu menambahkan bahwa momen tahun baru Islam merupakan sarana untuk memperkokoh ukhuwah Islamiah (persaudaraan) sehingga dapat menghindari perpecahan dan perbedaan pemahaman sesama umat Islam.
" Kita harus menyadari bahwa kedatangan bulan Muharram juga menandai kebahagiaan bagi kaum kurang mampu dan yang membutuhkan . Disamping
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+