Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Imam ats-Tsa’labi
✓ Terverifikasi Tim Riset

Imam ats-Tsa’labi

lahir 0961 M · 27.429 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkapnya adalah Abdul Malik bin Muhammad bin Isma’il Abu Manshur ats-Tsa’alaby an-Naisabury. Dari nama akhirnya dapat kita ketahui bahwa ia berasal dari kota Naisabur.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil Imam ats-Tsa’labi

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Pelopor Kajian Fiqh al-Lughah
  4. Pujian para Ulama tentang Kemanshuran ats-Tsa’alaby
  5. Karya-Karya

Kelahiran

Imam Abdul Malik bin Muhammad bin Isma’il Abu Manshur ats-Tsa’alaby an-Naisabury atau yang kerap disapa dengan panggilan Imam ats-Tsa’labi lahir pada pada tahun 350 H di kota Naisabur.

Wafat

Imam ats-Tsa’labi wafat pada tahun 429 H dan sebagian yang lain mengatakan bahwa ia wafat di tahun 430 H. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Abu Manshur ats-Tsa’alibi memiliki umur yang relatif panjang yaitu berkisar 79 atau 80-an.

Pelopor Kajian Fiqh al-Lughah

Seperti halnya ilmu-ilmu lainnya, perkembangan bahasa bagaikan perkembangan organisme, awal mulanya muncul bersamaan dengan adanya manusia, kemudian seiiring dengan eksplorasi akal terhadap alam semesta dan berkembang biaknya umat manusia, bahasapun turut berkembang, beberapa kosa-kata menjadi ratusan hingga ribuan, dari ranah tuturan ke ranah tulisan, dari yang bebas kode etik hingga terikat dengan berbagai macam kaedah kebahasaan, dari satu unsur kaedah menjadi berbagai macam unsur yang saling berkaitan untuk membuat bahasa terus berkembang.

Dalam tataran aplikasinya, pengucapan slalu memiliki otoritas penuh. Karena menurut pepatah arab: اللغة المنطوقة لا المكتوبة (asal bahasa itu yang terucap bukan yang tertulis). sedangkan penulisan hanyalah media simbolisasi bagi bahasa itu sendiri. Pengucapan bahasa memiliki keberagaman sehingga muncullah konsep-konsep tentang gramatika, morfeologi, stilistika dan lain-lain yang kesemuanya menjadi unsur-unsur bahasa yang saling berkaitan dan terus berkembang. Sehingga menambah kekayaan bagi khazanah bahasa itu sendiri dan menjadi faktor terjaganya eksistensi bahasa.

Bahasa Arab adalah bahasa yang paling kaya akan unsur-unsur kebahasaan dari perbendaharaan kata, metode pegungkapan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan gramatika, morfeologi, stilistika, fonetik, semantik  hingga sejarah pertumbuhan dan perkembangan bahasa. masalah perbendaharaan kata misalnya, dibahas oleh disiplin ilmu Ma’ajim. Metode pengungkapan gagasan dengan bahasa lisan menjadi pembahasan ilmu Bayan dan ilmu Ma’ani. Untuk menganalisa hubungan antar setiap satuan gramatika (kata, frase dan kalimat) dan membuat struktur kalimat yang benar, kita akan merujuk pada ilmu Nahwu.

Untuk menganalisa unsur-unsur internal setiap kata yang memiliki arti secara utuh, kita harus mempelajari  ilmu Sharf. Sedang bila kita ingin mendalami stilistika maka ilmu Badi’lah  kuncinya. Namun, bila seorang pelajar ingin mengetahui lebih dalam seputar pertumbuhan dan perkembangan konsep gramatika dan stilistika bahasa Arab atau hal-hal yang berkaitan dengan sejarah pertumbuhan dan perkembangannya, keadaan penuturnya, karakteristiknya, symbol-symbol penulisannya, kaitan antar  bahasa arab dengan bahasa lain yang serumpun semisal bahasa Aramia dan Pheonix hingga hal-hal kecil yang kurang mendapat perhatian dari ilmu-ilmu linguistik klasik yang telah mapan semisal masalah sinonim (mutaradif) dan homonim (musytarak)persambungan antara bunyi lafadz dan benda, echo word, onmatopic hingga logika berbahasa, jelas hal itu tidak dibahas oleh ilmu nahwu maupun balaghah, lantas kemana kita akan mencari rujukan ? maka hanya ilmu Fiqhu al-Lughah yang menjadikan semua itu  sebagai objek-objek kajian.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa objek kajian ilmu Fiqh al-Lughah lebih komplit dari objek kajian ilmu-ilmu bahasa lainnya

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+