15 Sep 2018 · 6.836 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Penjual roti menanyakan tentang harta karun karena ia mendapati uang yang diberikan Tamlikha sebagai pembayaran roti tampak mencurigakan sekali. Uang tersebut kemungkina besar adalah koin kuno yang tidak sesuai dengan mata uang yang berlaku pada zaman itu.
Hal ini membuat si penjual roti berasumsi bahwa Tamlikha baru saja menemukan harta karun, sebab orang biasa tidak mungkin memiliki koin seperti itu tanpa alasan yang jelas.
"Aku tidak menemukan harta karun!" sangkal Tamlikha tegas. "Uang ini kudapat tiga hari lalu dari hasil penjualan buah kurma seharga tiga dirham! Aku pergi meninggalkan kota ini karena semua orang di sini menyembah Diqyanius!"
Penjual roti itu tidak percaya dan menjadi marah. Ia berkata dengan nada menuduh, "Apakah setelah menemukan harta karun, engkau masih tak rela menyerahkan sebagian uangmu kepadaku? Dan kenapa kau menyebut-nyebut seorang raja durhaka yang mengaku sebagai tuhan, padahal dia telah mati lebih dari 300 tahun lalu! Apa kau sedang memperolokku?"
Taml
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+