Beginilah Posisi Manusia dalam Islam Menurut Kiai Anwar Zahid

 
Beginilah Posisi Manusia dalam Islam Menurut Kiai Anwar Zahid

LADUNI.ID, Jakarta – Dalam Islam, manusia menempati posisi yang sangat sentral karena Islam merupakan agama yang memuliakan manusia, maka. Allah Swt menciptakan manusia sebagai makhluk yang terhormat dan bermartabat. Sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran, bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan paling sempurna. Oleh karena itu, setiap manusia hendaknya menghormati manusia lain, termasuk menghormati keberagaman, baik perbedaan suku, etnik, bahasa, bahkan agamanya.

Senada dengan ini, Kiai Anwar Zahid mengingatkan, bahwa Allah Swt memuliakan manusia, maka kita juga hendaknya memuliakan manusia. Bahkan begitu mulianya manusia, Allah memerintahkan para malaikat-Nya agar bersujud kepada Nabi Adam as. yang telah diberi kehormatan oleh-Nya dengan pengetahuan tentang nama benda-benda.

Jika seseorang tidak memanusiakan manusia, maka ia tak ubahnya seperti iblis yang membangkang terhadap perintah Tuhan untuk memuliakan manusia. Iblis pun dijauhkan dari rahmat Allah Swt. “Allah saja memuliakan manusia, masak kita tidak memuliakan manusia. Setiap manusia mempunyai hak kemanusiaan,” jelas Kiai Anwar Zahid dalam video ceramah yang diunggah di Chanel Youtube.

Kiai Anwar Zahid juga menuturkan bahwa sikap nyata untuk menghormati manusia adalah menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. Kerukunan bisa tercapai karena bersikap toleran terhadap perbedaan, dan bukan justru menjadikan perbedaan sebagai ancaman. Maka dari itu, Kiai Anwar Zahid menghimbau agar umat Islam memperkuat persaudaraan dan kerukunan dengan umat agama lain karena kerukunan di antara umat beragama merupakan bagian dari ajaran Islam.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN