Ponsel Dunia AKhirat

 
Ponsel Dunia AKhirat

LADUNI.ID - Di era serba canggih dan digital saat ini, siapapun pasti sangat dekat dengan telepon seluler (ponsel). Kedekatan kita dengan ponsel kadang mengalahkan kedekatan pada orang-orang yang kita cintai disekitar kita, tanpa disadari itu kita lakukan. Hingga tidur sekalipun kita seakan tidak bisa jauh dari benda elektronik yang satu ini. 

Kelebihan dari alat telekomunikasi ini sudah tidak perlu dipelajari dan dikenalkan lagi, tetapi bahwa benda yang satu ini menimbulkan efek yang kurang baik juga tidak dapat dipungkiri, sebuah kisah ringkas ini kiranya menjadi renungan kita bersama.

Suatu hari seorang ibu membersihkan tempat tidur anaknya yang berusia pendidikan dasar, saat ibunya membersihkan tempat tidur anaknya ia terbaca dengan sebuah tulisan di kertas yang ada di bawah bantal anaknya. Saat suaminya memasuki kamar anaknya dan menemui isterinya sedang menangis, sang suami bertanya apa yang menyebabkan isteri menangis. Isterinya menjawab: “aku membaca tulisan anak kita, tulisannya adalah AKU INGIN MENJADI SEBUAH PONSEL PINTAR, Orang tuaku sungguh sangat mencintai ponsel pintar mereka. Mereka peduli ponsel pintar mereka, kadang mereka lupa untuk peduli padaku. Bapakku pulang dari kerja, ia lelah tetapi ia sempat untuk mengotak-otak ponsel pintarnya, tapi tidak bagiku, aku juga perlu usapan kepala dari mereka.”

Lanjut tulisan si anak, “Ketika orang tuaku melakukan beberapa pekerjaan penting dan ponsel pintar berdering, dengan segera mereka mengangkat HP-nya, tapi tidak untukku, bahkan jika aku merengek menangis sekalipun. Mereka bermain dan asyik dengan ponsel masing-masing. Mereka berbicara dan mendengat dengan seseorang di ponsel pintar, tapi mereka tidak pernah mendengarkanku, bahkan sekalipun aku mengatakan sesuatu yang penting. Ponsel lebih mereka perhatikan daripadaku aku, karenanya aku ingin menjadi ponsel pintar saja supaya selalu mendapat perhatian orang tuaku”. 

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN