Shalawat Tajiyah Syaikh Abu Bakar bin Salim dan Keutamaannya

 
Shalawat Tajiyah Syaikh Abu Bakar bin Salim dan Keutamaannya
Sumber Gambar: Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Dalam mengharap ridho dari Allah SWT dan syafaat Kanjeng Nabi Muhammad SAW, setiap umat Islam diperintahkan untuk senantiasa membaca shalawat. Perintah ini datang dari Allah SWT sendiri dan pada saat yang sama Allah SWT juga melakukannya.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Dalam hal ini, shalawat dari Allah SWT berarti Dia memberi rahmat kepada Nabi Muhammad SAW, sedangankan jika itu dari Malaikat, maka berarti memohonkan ampunan untukk beliau. Sementara kalau shalawat yang dimaksud dari orang-orang Mukmin, maka hal itu berarti berdoa agar Allah memberikan rahmat-Nya untuk Nabi Muhammad SAW.

Jika kita selalu membaca shalawat kepada Baginda Nabi, yang tentunya di dalamnya terdapat doa-doa agar Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi, sementara kita tahu bahwa doa untuk orang lain itu sangat mujarab, apalagi shalawat ini ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, kekasih Allah SWT. Tentulah dari sini justru kita sendiri yang akan mendapatkan keberkahan dari shalawat tersebut.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN