Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sultan Muhammad Shalahuddin, Sultan yang Cinta NKRI
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sultan Muhammad Shalahuddin, Sultan yang Cinta NKRI

1889 – 1951 M · 2.447 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Para sultan itulah yang memiliki kekuasaan penuh terhadap wilayah-wilayah tertentu yang dikuasainya. Maka, Indonesia yang kita kenal hari ini merupakan satu-kesatuan kesultanan di seluruh Indonesia, kemudian melebur menjadi satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Putra Mahkota
3.2  Diangkat Menjadi Sultan
3.3  Mendirikan Sekolah Rakyat

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
Para sultan itulah yang memiliki kekuasaan penuh terhadap wilayah-wilayah tertentu yang dikuasainya. Maka, Indonesia yang kita kenal hari ini merupakan satu-kesatuan kesultanan di seluruh Indonesia, kemudian melebur menjadi satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka, seluruh sultan kemudian menyatakan  diri untuk ikut melebur ke dalam NKRI, dan dalam hal ini ditunjukan oleh seorang di kesultanan Bima, yaitu Sultan Muhammad Shalahuddin yang bergelas “Maka Kidi Agama”

1.1 Lahir
Sultan Muhammad Shalahuddin lahir pada 15 Zulhijjah 1306 H. bertepatan pada 14 Juli 1889 M. di Bima. Beliau merupakan putra Sultan Ibrahim. Sultan Muhammad Shalahuddin adalah Raja Kerajaan Bima yang ke 38 dan Sultan Bima ke 14 yang memerintah kerajaan kesultanan Bima dari tahun 1917 sampai tahun 1951 M.

1.2 Wafat
Sultan Muhammad Shalahuddin memerintah Kesultanan Bima menggantikan Ayahandanya Sultan Ibrahim mulai tanggal 16 Desember 1917 sampai wafat di Jakarta pada tanggal 11 Juli 1951 M, malam Kamis jam 22.00 di rumah Sakit Cikini dalam usia 64 tahun bertepatan dengan tanggal 7 Syawal tahun 1370 H.

Sultan Muhammad Shalahuddin dimakamkan dengan upacara kenegaraan dengan dihadiri oleh seluruh Menteri dan Pejabat negara, setelah disemayamkan di Gedung Proklamasi Kemerdekaan Pegangsaan Timur 56 Jakarta.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Sebagai seorang calon pemimpin yang akan menggantikan ayahnya, beliau dibekali berbagai ilmu agama sedari kecil, seperti ilmu tauhid, hadis, Al-Qur’an hingga ilmu siasah (politik).Tidak hanya belajar dari ulama lokal, Sultan Muhammad Shalahuddin bahkan dikirim ke Batavia sampai ke Makkah untuk menuntut ilmu agama. Dalam perjalanan menuntut ilmu pengetahuan di Batavia dan Makkah, beliau semakin mencintai ilmu pengetahuan dan rajin membaca, beliau juga rajin menulis.

2.1 Pendidikan
Sultan Muhammad Shalahuddin sejak berusia 9 tahun hingga besarnya telah dididik dan dibina oleh beberapa gurunya yang ditunjuk langsung oleh orang tuanya. Hal ini secara jelas diungkapkan dalam riwayat singkat Sultan Muhammad Shalahuddin:

“Beliau mulai belajar membaca Al-Qur'an pada umur 9 tahun yakni pada tahun 1315 H. Beliau belajar pada gurunya yang pertama yaitu, Tuan Guru H. Hasan Batawi, kedua Daeng Imam Idris, ketiga Khatib Tua bernama Muhammad Assidik, keempat Khatib Keroto bernama Abdul Rasyid, Khatib Lawili, dan Khatib To’i. kemudian diajarkan lagi oleh guru dari Makkah bernama Syekh Abdul Wahab berpangkat Imam Syafi’i di Masjidil Haram, sampai khatam Al-Qur'an pada tanggal 11 bulan Rajab hari Jum’at tahun 1316 M.”

Sultan Muhammad Shalahuddin dalam mencapai kesempurnaan kepribadianya adalah berkat bimbingan dan asuhan dari beberapa guru serta ulama-ulama, baik yang berasal dari ulama putra Bima sendiri maupun dari daerah lain. Mereka ini pada umumny

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+