17 Jan 2019 · 3.837 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM-Kita saat ini hidup di era industri atau yang lebih dikenal sebagai era 4.0. Zaman biarlah berotasi yang merupakan sunnatullah namun perilaku kita dengan nilai-nilai tauladan dan takriman (kemulian) serta berakhlakul karimah seperti mencium tangan sering dilupakan dan dianggap sesuatu yang ‘aneh” dan “tidak pantas” serta berbagai label lainnya.
Di samping itu ada juga ada yang menyebutkan hal tersebut dinilai menyimpang dari nilai syariat yang dibawa Rasululah SAW dengan slogan bid’ah dengan asumsi mengkultuskan seseorang.
Padahal mencium tangan merupakan sebuah bentuk penghormatan dan ketakdhiman terhadap orang yang mulia baik dari segi ilmu, umur dan lainnya. Mencium tangan merupakan salah satu sunah Rasulullah dan para sahabat. Mereka melakukannya dalam setiap kesempatan dan waktu untuk saling mendahului mencium tangan sebagai bentuk penghormatan dan kemuliaan.
Kita ketahui diantara tradisi negeri kita sebagai rumpun melayu termasuk Indonesia sangat akrab dengan keteladanan dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+