Pelajaran Memaknai Istighfar dari Gus Baha
Laduni.ID, Jakarta - Tidak ada satu pun manusia yang luput dari kesalahan dan dosa. Namun, jangan pernah lupa bahwa Tuhan kita adalah Allah SWT, Dzat Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang, dan Maha Penerima Taubat. Maka, siapa pun di antara kita, meski banyak dosa, tentu tetap masih memiliki harapan besar untuk mendapat ampunan-Nya.
KH. Bahauddin Nursalim, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Gus Baha, sering kali menyampaikan dalam berbagai pengajiannya bahwa beristighfar itu bukan semata-mata soal mengingat dosa. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam Sayyidul Istighfar.
“Saya kembali kepada Engkau ya mendapat nikmat dari Engkau,” ujar Gus Baha menirukan makna dalam istighfar Nabi.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp145.600
Rp398.000
Rp319.000
Rp530.000
Memuat Komentar ...