Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi OkeSayur dan Meliibatkan Pasar Tradisional

 
Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi OkeSayur dan Meliibatkan Pasar Tradisional

LADUNI.id, Yogyakarta - Kebutuhan sehari-hari kini dapat dijangkau dengan mudah dengan adanya internet dan aplikasi, termasuk belanja sayur. Hal ini dilirik sekolompok mahasiswa di Universitas Gadjah Mada  untuk kembangkan aplikasi OkeSayur.

Aplikasi ini dikembangkan Nindi bersama dengan Fadlan Hawali, Alvin Novandi, Silvia, Muhammad Fuad Husein dari DTETI FT, dan Donatus Yoga (Sekolah Vokasi), serta Losyiana Luh Jingga (FISIPOL)

Co-Founder OkeSayur, Nindi Kusuma Ningrum, mengatakan ide awal membangun aplikasi OkeSayur berawal dari keprihatiannya dengan kepopuleran pasar tradisional yang semakin melemah karena perubahan gaya hidup modern.

Kebiasaan berbelanja turut bergeser ke pasar-pasar modern. Aplikasi ini akhirnya dikembangkan sebagai upaya pelestarian pasar lokal.

“OkeSayur hadir bukan hanya untuk membantu masyarakat dalam berbelanja sayur dan kebutuhan dapur. Namun, juga turut menjaga kelestarian pasar-pasar tradisional,” jelasnya pada wartawan saat Konferensi Pers di Kantor Humas UGM, Jum’at (8/3).

Ia juga menuturkan sayuran dan berbagai kebutuhan dapur yang ditawarkan diambil dari pasar-pasar tradisional yang berada di Yogyakarta dan Klaten. Untuk saat ini mereka baru menggandeng sekitar 10 mitra pedagang di pasar tradisional. Menyediakan sekitar 150 produk yang terdiri dari sayur, buah, seafood, daging, bumbu dapur, dan produk organik.

''Terdapat 64 macam sayuran, 39 buah, 40-an jenis seafood, 20-an jenis lauk pauk, serta beberapa produk organik,'' terang mahasiswi jurusan Teknologi Informasi Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik (DTETI FT) UGM ini.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN