Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Sejarah Islam di Nusantara dari Orientalis Perlu Dipertanyakan

07 Apr 2019 Β· 7.069 dibaca · Islam Nusantara

LADUNI.ID, Jakarta - Sebagian besar kaum orientalis berkesimpulan bahwa Islam yang dibawa ke Nusantara berasal dari anak benua India, bukan dari Arab atau Persia. Menurut G.W.J. Drewes dalam New Light On the Coming of Islām to Indonesia – seorang orientalis Belanda yang menekuni penelitian tentang Indonesia. Asumsi dasar teori tersebut berasal dari seorang sarjana Belanda, Pijnappel. Pijnappel berpendapat bahwa penyebaran Islam Nusantara berasal dari orang Arab bermadzab syafi’i di wilayah anak benua India, yaitu Gujarat dan Malabar, karena seringkali penyebutan dua daerah ini ditemukan dalam sejarah awal nusantara. Awalnya, kita melihat bahwa Pijnappel pertama kali menduga bahwa Islam yang dibawa ke Nusantara tidak berasal langsung dari Arab. Selanjutnya, Pijnappel membuat kesimpulan baru. Dia mempertahankan bahwa para Rasul paling awal adalah bukan orang India, melainkan orang Arab yang kemudian ke Gujarat dan Malabar.

Setelah Pijnappel, menurut Drewes, ada sarjana belanda lain, yaitu Snouck Hurgrone, yang berpendapat bahwa Islam dibawa ke Nusantara dari In

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →