Di Depan Ribuan Orang, KH Marzuki Mustamar Jelaskan Makna Islam Nusantara

 
Di Depan Ribuan Orang, KH Marzuki Mustamar Jelaskan Makna Islam Nusantara

LADUNI.ID, Malang - Islam Nusantara dalam Bahasa Arab adalah "Tarkib Idhofah bi Ma'na Fi" yaitu Jenis Idofah (gabungan dua Isim) yang di dalamnya terdapat makna "di". Contoh lain seperti Islam Yaman yang berarti Islam yang ada di Yaman, Islam Mesir yang bermakna Islam yang ada di Mesir. Sama seperti Islam Nusantara yaitu Islam yang ada di Nusantara Indonesia yang dibawa oleh para wali.

Hal demikian disampaikan, oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sabilur Rosyad, dalam acara mauidzah hasanah di Masjid Abdillah Raya Sulfat, Malang, Jumat (3/8) lalu.

Ketua PWNU Jatim ini menambahkan bahwa orang yang masuk Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW tetap dibolehkan menyebut kebangsaannya. Nabi tidak melarang seseorang yang masuk Islam tetap dengan menggunakan kebangsaannya.

"Boleh dia Islam dan tetap Mesir. Boleh dia Islam dan tetap Persi. Makanya Salman masuk Islam ya tetap Salman Al Farisi. Salman yang berkebangsaan Persi. Boleh. Jadi tidak berarti setelah Islam, Indonesianya hapus, Yamannya hapus. Mesirnya hapus. Persinya hapus," tegasnya.

Ia melanjutkan, "orang Mesir masuk Islam tetap menjadi mesir tidak ada yang mempermasalahkan. Orang Yaman masuk Islam tetap menjadi Yaman serta tidak menjadi Quraish juga tidak dipermasalahkan. Orang Turki masuk Islam tetap menjadi Turki dengan tidak berubah menjadi Arab juga tidak dipermasalahkan".

"Lha kenapa ketika orang Indonesia masuk Islam dan tetap ingin Indonesia, kok pada ribut? Jadi harus fair (adil) dalam memberi penilaian," tanyanya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN