15 Jun 2019 · 34.217 dibaca · Kolom
LADUNI.ID, Jakarta - Sepanjang tahun 2019 negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia, menggelar perhelatan akbar yang bernama Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu yang dimaksud adalah upaya untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa untuk memimpin negara ini selama 5 tahun ke depan, baik di ranah legislatif maupun eksekutif.
Dengan rasa syukur yang setinggi-tingginya kepada Tuhan Yang Maha Esa, perhelatan akbar tersebut dapat dilalui dengan aman dan damai meskipun ada beberapa pergolakan dan gesekan antar masyarakat ikut mewarnai perjalanannya.
Membahas soal pemimpin, tentu bagi masyarakat Indonesia tidak sama dalam menilainya, pasti ada sisi baik dan buruknya. Pandangan yang berbeda terhadap pemimpin tidak hanya terjadi pada masa sekarang, pada masa kekhalifahan pun juga seringkali terjadi.
Misalnya pada masa ke khalifahan Abu Bakar hingga Ali bin Abi Thalib. Namun, di balik kekurangan dan kelebihan kepemimpinan para khalifah tersebut, sebagai umat Islam patut mengambil pelajaran dari masing-masing perjalanan kepemimpi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+