Pesantren Tanfirul Ghoyyi Kab. Lamongan

 
Fasilitas di Lembaga ini :
Nama FasilitasJumlah Nama FasilitasJumlah
MI/SD1 MTS/SMP1
MA/SMA1 Maly/Univ.0
Tahfidz1 Laboratorium2
Poli Kesehatan1 Koperasi1
Pesantren Tanfirul Ghoyyi Kab. Lamongan

Profil

Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi awal mulanya hanyalah sebuah majlis ta’lim/kelompok kajian yang masih belum memiliki nama yang pelajarannya lebih ditekankan pada kajian baca Al-Qur’an dengan visi “Memberantas Buta Huruf Al-Qur’an Dan Meluruskan Bacaan Sesuai Dengan Ilmu Tajwid Yang Benar”.

Majlis Ta’lim ini dirintis oleh seorang Tokoh Ulama’ Legendaris Lamongan yakni Alm. Almaghfurlah K.H. Mastur Asnawi (wafat tahun 1982 dan dimakamkan di dalam komplek Masjid Agung Lamongan, sebab beliau juga merupakan Nadhir sekaligus Pendiri Masjid Agung Lamongan). Majlis Ta’lim ini bertempat di dalam sebuah Musholla Panggung sebagai tempat utama kajian; berlokasi di Jl. Kyai Amin, Lamongan. Dan sampai sekarang kondisi Musholla tersebut masih ada hingga sekarang.

Anak-cucu Alm. Almaghfurlah K.H. Mastur Asnawi sangat banyak, di antaranya, Muhaiminah Arifin, cucu beliau. Muhaiminah Arifin yang berkelahiran di Lamongan (yang pernah berguru ke Ponpes. Langitan, Widang-Tuban asuhan K.H Abdul Hadi Zahid (alm), dan pernah ke Ponpes. Al – Hidayat, Lasem – Rembang – Jateng asuhan K.H Mashum Ahmad (alm).

Seusai mengenyam pendidikan, Muhaiminah Arifin menikah dengan Su’udy Karim, yang berkelahiran di Kepanjen – Malang – Jawa Timur. Su’udy Karim beberapa kali mengenyam pendidikan pesantren, diantaranya ke Ponpes. Darul – Ulum, Rejoso-Peterongan-Jombang saat diasuh oleh K.H Musta’in Romli Tamim (alm). Juga pernah berguru ke Ponpes. Al-Hidayat, Lasem-Rembang-Jateng asuhan K.H Mashum Ahmad (alm).

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

Relasi Pesantren Lainnya

  • Belum ada pesantren yang berelasi dengan pesantren ini.