Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Terkait Tradisi

Hukum Syukuran Menyambut Kedatangan Jamaah Haji

19 Aug 2019 · 5.286 dibaca · Terkait Tradisi

Laduni.ID, Jakarta - Penyambutan keluarga yang menunaikan ibadah haji wajar dilakukan di tanah air dan sudah menjadi tradisi yang turun temurun. Bagi jamaah haji sendiri, tentunya berharap agar ibadahnya selama di tanah suci diterima Allah SWT dan mendapatkan berpredikat menjadi haji yang mabrur.

Dalam khazanah keislaman, syukuran atau acara menyuguhkan makanan bagi orang lain ketika pulang dari perjalanan jauh dinamakan "naqi’ah". Acara ini diadakan untuk menyambut kedatangan musafir yang kembali dari perjalanan jauh, termasuk perjalanan ibadah haji. Dalam tradisi ini biasanya pihak yang menyediakan hidangan dalam selamatan ini adalah jamaah haji sendiri atau orang lain. Hal ini sebagaimana keterangan yang disebutkan oleh Syaikh Abu Zakariya Al-Anshari dalam kitabnya Asnal Mathalib fi Syarhi Raudhatit Thalib:

وَلِلْقُدُومِ مِنْ السَّفَرِ (نَقِيعَةٌ) مِنْ النَّقْعِ وَهُوَ الْغُبَارُ أَوْ النَّحْرُ أَوْ الْقَتْلُ (وَهِيَ مَا) أَيْ طَعَامٌ (يُصْنَعُ لَهُ) أَيْ لِلْقُدُومِ سَوَاءٌ أَصَنَعَهُ الْقَادِمُ أَم

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →