Wisata Ziarah dan Berdoa di Makam Joko Tingkir Sragen

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Wisata Ziarah dan Berdoa di Makam Joko Tingkir Sragen

Liku Sejarah

Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir adalah raja Pajang yang pusat kerajaan di Kabupaten Sragen, setelah memindahkan pusat kerajaan Demak ke Pajang. Setelah berhasil membunuh Arya Penansang melalui anak angkatnya Danang Sutawijaya dan Ki Juru Mertani.

Jaka Tingkir Kalah peperangan kala menyerbu Kerajaan Mataram yang semakin besar, karena pasukan Pajang berhasil dikalahkan dan juga letusan gunung Merapi menggagalkan serangan Pajang ke Mataram.

Jaka Tingkir menanggalkan kekuasaannya dan ingin mendekatkan diri kepada Sang Maha Penguasa. Kemudian ia pergi ke dusun orangtuanya yang berada di tepi Sungai Bengawan Solo, yaitu Dusun Butuh.

Dan di Dusun Butuh ini Sultan Hadiwijaya menghabiskan sisa umurnya untuk mendapatkan ketenangan jiwa dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ia meninggal dan dimakamkan satu komplek bersama kedua orangtuanya.
 

Lokasi Makam

Lokasi makam ini tidak jauh dari Sungai Bengawan Solo yang hampir setiap tahun airnya meluap, di dalam bangunan gedong terdapat 17 makam yang sebagian besar kerabat Jaka Tingkir.  Komplek Makam Jaka Tingkir berada di Dusun Butuh, Gedongan, Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah