Wisata Religi dan Bertawassul di Makam Sunan Bejagung Lor

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Wisata Religi dan Bertawassul di Makam Sunan Bejagung Lor

Sekilas Sejarah

Sunan Bejagung yang terlahir dengan nama Maulana Syekh Abdullah Asy'ari adalah salah satu putra dari Sayyid Jamaluddin Al Kusaini Al Kubro atau Syech Jamaludin Kubro yang kemudian kesohor dengan panggilan Syech Jumadil Kubro. Keturunan yang melahirkan generasi Wali Songo bersama kakak kandungnya Syech Maulana Ibrahim Asmoro Qodhi yang kelak lebih populer disebut Syaikh Maghribi atau Sunan Gresik.
Keduanya memilih Tuban sebagai rumah terakhir setelah mengemban misi dakwah menyebarkan Islam di Kadipaten (sekarang kabupaten) Tuban dari ayahandanya Syech Jumadil Kubro pasca meredupnya kejayaan kerajaan Pasai.


Dan di bumi Tuban itu pula jasad keduanya disemayamkan, sehingga bumi kabupaten ini kondang dengan sebutan Bumi Wali.
Maulana Ibrahim Asmoro Qodhi (Sunan Gesik) dimakamkan di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, lima kilometer arah timur kotaTuban.
Sedangkan Syech Asy’ari disemayamkan di tlatah Bejagung, tempat semasa hidupnya melakukan dakwah dengan senjata kelembutan dan kebersahajaan.

Makam Syekh Abdullah Asy’ari, makam beliau ramai dikunjungi peziarah salah satunya karena misteri air sumur giling untuk penyembuhan berbagai penyakit.

 

Lokasi Makam

untuk menuju ke makam Sunan Bejagung Lor lokasinya yang tak jauh dari jalan raya Semanding dan berada di depan pemakaman Ningrat Tjitrosoman. Dari jalan raya ini sudah tampak gapura atau Gerbang di jalan  kampung menuju kompleks makam Sunan Bejagung Lor. Lokasi Makamnya di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Tuban (2 Km kearah selatan kota Tuban).