Wisata Ziarah dan Bertafakur di Makam KH. Tamim Irsyad Jombang

 
Wisata Ziarah dan Bertafakur di Makam KH. Tamim Irsyad Jombang

Sekilas Profil
KH.Tamim Irsyad adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang dan dan Mursyid Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah

KH.Tamim Irsyad dilahirkan di Desa Pereng, Bangkalan, Madura.Tanpa diketahui tanggal dan tahun kelahirannyasecara pasti. Beliau adalah alumni Pondok Pesantren Bangkalan dalam asuhan Hadratussyekh Kholil Bangkalan. Ketika telah menyelesaikan purna studi, bersama keluarga kecilnya merantau ke Pulau Jawa untuk menurutkan kata hati untuk mencari ketenangan hidup sambil mengamalkan ilmu yang ia miliki.

Kala sampai di suatu Desa yang bernama Pajaran, beliau merasa penasaran kabar burung kampung di sebelah Kampung Pajaran yang katanya suram-sesuram kabut hitam.

Beliau merasa ditantang oleh problema kemasyarakatan tersebut. Itulah kemudian beliau ambil tempat di Desa Pejaran untuk mencurahkan petualangan Islamnya bersama keluarga kecilnya. Akan tetapi rupanya merasa kurang pas tingal di Desa Pajaran dan berpindahlah beliau di poros tempat rawan yang menjadi ganjalan masyarakat, yaitu Desa Rejoso lokasi Pondok Pesantren Darul Ulum sekarang.

Kyai Tamim dikaruniai empat orang putra yaitu :

  1. Muhammad Fadhil
  2. Siti Fatimah
  3. Muhammad Romly Tamim 
  4. Muhammad zainal yang kemudian populer dengan sebutan Umar Tamim.

Anak pertama beliau meninggal ketika masih di Madura. Beliau sendiri wafat di Rejoso pada 11 Muharram 1326 H dengan meniggalkan amanah pondok pesantren pada cucu cicitnya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN