Pesantren Sirojul Munir Bekasi

 
Fasilitas di Lembaga ini :
Nama FasilitasJumlah Nama FasilitasJumlah
MI/SD1 MTS/SMP1
MA/SMA1 Maly/Univ.0
Tahfidz1 Laboratorium2
Poli Kesehatan0 Koperasi1
Pesantren Sirojul Munir Bekasi

Profil

Cikal bakal pondok pesantren Sirojul Munir adalah pengajian ‘lekar ‘ (baca: belajar sambil telungkup dan atau duduk diatas lantai) pertama kali dibuka dan dirintis oleh KHM. Sirojuddin Noang (Almaghfurlah) dengan dibantu oleh Ust. H. Anwar pada tahun 1958. Waktu pengajian dilaksanakan menjelang maghrib sampai dengan waktu sholat isya, penggal waktu ini diisi dengan pengajian al-quran.

Setelah isya dilanjutkan dengan pengajian kitab dasar, a.l : kitab sifat 20, irsyadu-l-anam, akhlaqu-l-banin, dll. Para santri bermalam di ‘kobong’ (sebuah bangunan tanpa pembatas didalamnya) berukuran 6mx5m dan berbentuk panggung, terbuat dari bahan kayu dengan dinding dari pagar bambu dengan menggunakan lampu yang terbuat dari bekas kaleng susu dan semacamnya dan minyak tanah.

Setelah sholat subuh mereka membersihkan ruangan dan halaman kobong tersebut, lalu di pagi harinya mereka kembali ke rumah masing-masing. Terletak di sebuah Kampung yang pada saat itu masih bernama Bojong Kambing, kini bernama Bojongsari, terletak di pedalaman yang jauh dari keramain kota, dengan udara yang sejuk dan suasana yang tenang termasuk wilayah Kel. Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi.

Pengajian lekar ini kemudian berkembang menjadi Madrasah Diniyah (masuk sore hari); dan pada tahun 1973 berubah menjadi madrasah ibtidaiyyah (masuk pagi hari) yang pada saat itu dibawah kendali Ust. H. Abdul Gopur.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

Relasi Pesantren Lainnya

  • Belum ada pesantren yang berelasi dengan pesantren ini.