Biografi KH. Misbah Mustafa

 
Biografi KH. Misbah Mustafa

Daftar Isi Profil KH. Misbah Mustafa

  1. Kelahiran
  2. Keluarga
  3. Pendidikan
  4. Mendirikan Pesantren
  5. Karya-Karya

Kelahiran

KH. Masruh atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Misbah Mustafa lahir pada tahun 1916 di pesisir utara Jawa Tengah, tepatnya di kampung sawahan, Gang Palem, Rembang. Beliau merupakan putra dari pasangan H. Zaenal Mustafa dengan Khadijah.

Ayahnya dikenal masyarakat sebagai seorang taat beragama dan sebagai pedagang batik yang sukses. Oleh karena itu, keluarga Masruh kecil dikenal sebagai keluarga yang cukup berada untuk ukuran ekonomi saat itu.

Keluarga

Sepulang dari Mekah, pada tahun 1940, KH. Misbah Mustafa dijodohkan oleh KH. Achmad bin Syu’ab (Sarang Rembang) dengan putri KH. Ridwan dari desa Bangilan Tuban. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai 5 anak. Dua orang putri dan tiga orang putra yaitu, Syamsiah, Hamnah, Abdullah Badik, Muhammad Nafis, dan Ahmad Rafiq.

Pendidikan

KH. Misbah Mustafa memulai pendidikannya dengan belajar disiplin ilmu agama di Pondok Pesantren Kasingan Rembang yang diasuh oleh KH. Cholil. Setelah mendalami ilmu agama di Kasingan, beliau melanjutkannya dengan belajar di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, yang diasuh KH. Hasyim Asy’ari. Di sini beliau dikenal dengan kecakapannya dalam ilmu alat, sehingga sangat disegani, baik oleh senior maupun junior.

Hal tersebut dapat di maklumi, karena semasa di Kasingan, KH. Misbah Mustafa sudah populer “ngelothok” atau mumpuni dalam memahami kitab Alfiyah Ibnu Malik, sehingga ketika di Tebuireng ia sering di minta temannya untuk mendemonstrasikan metode pengajaran Alfiyah Ibnu Malik yang diterapkan di Kasingan, yang terkenal dengan sebutan “Alfiyah Kasingan”. Setelah menyelesaikan pendidikan di Tebuireng, beliau memperdalam pendidikan agamanya di Mekah.

Mendirikan Pesantren

Setelah selesai mengenyam pendidikannya, KH. Misbah Mustafa pulang ke kampung halamannya, dan kemudian beliau mendirikan Pesantren Al-Balagh, yang terletak di dusun Karang tengah Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban.

Karya-Karya

Semasa hidupnya, KH. Misbah Mustafa dikenal sangat produktif menulis, kurang lebih 200 judul kitab telah diterjemahkan, baik ke dalam bahasa Indonesia atau pun dalam bahasa Jawa dengan tulisan Arab Pegon.

Dari beragam karya yang telah diterbitkan dan beredar di masyarakat, menunjukkan bahwa pengetahuannya tidak hanya satu spesifikasi, melainkan hampir seluruh bidang ilmu agama dikuasainya, seperti tata bahasa, fiqh, hadits, tafsir, balaghah, tasawuf, kalam dan lain-lain. Hanya satu bidang yang tidak ia sentuh, yaitu mantiq atau logika. Berikut sebagian karya-karyanya:

  1. al-Muhadzab terjemahan dalam bahasa Indonesia dengan penerbit karunia Surabaya
  2. Minhajul Abidin terjemahan dalam bahasa Jawa dengan penerbit Balai Buku Surabaya
  3. Masail al-Faraid dalam bahasa Jawa dengan penerbit Balai Buku Surabaya
  4. Minah al-Saniyah terjemahan dalam bahasa Jawa dengan penerbit balai buku Surabaya.
  5. Alfiyah Kubra dalam bahsa Jawa dengan penerbit Balai Buku Surabaya
  6. Nadhom Maksud Dalam Bahasa Jawa dengan penerbit Balai Buku Surabaya
  7. Nadham Imrithi dalam bahasa Jawa dengan penerbit Balai Buku Surabaya
  8. Assharf al-Wadih dengan penerbit Majlis Ta’lif Wa al-Khatath, Bangilan,Tuban
  9. Jurumiyyah terjemahan dalam bahasa Jawa dengan penerbit Majlis Ta’lif Wa al-Khatath, Bangilan,Tuban
  10. Sulam al-Nahwi terjemahan dalam bahsa Jawa dengan penerbit Asegaf Surabaya