Pesantren Al-Falah Somalangu Kebumen

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren Al-Falah Somalangu Kebumen

Profil

Pondok Pesantren Al-Falah Somalangu Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen. Pondok Pesantren Al-Falah Somalangu Sumberadi Kebumen ialah Pondok Pesantren yang terletak di desa Sumberadi 02/02 desa Sumberadi Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Somalangu adalah KH. Agus Musyafa ‘Aly yang terkenal dengan sebutan Gus Musafa.

Gus Musafa bukanlah orang asli Somalangu melainkan berasal dari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Gus Musafa dijadikan menantu oleh KH. Toifur bin ‘Abdurrohman pada saat menuntut ilmu di pondoknya. Sebelumnya Gus Musafa juga pernah menimba ilmu di beberapa Pondok Pesantren seperti : PP Al-Falah Ploso Mojo Kediri, PP API Tegal Rejo Magelang,dan Pondok Pesantren Parakan Temanggung.

Awal mulanya Pondok Pesantren Al-Falah didirikan tahun 1992. Beliau membangun Pondok Pesantren Al-Falah di tanah milik sendiri, dalam proses pembangunan Pondok Pesantren dibantu santri dan warga setempat yang turut gotong royong. Pembangunan ini selesai diresmikan pada tahun 1993. Susunan Organisasi Pengurus Pondok Pesantren Al-Falah Somalangu desa Sumberadi kecamatan Kebumen

Pengasuh:

  1. KH. Agus Musyafa ‘Aly.
  2. H. Agus Faiq Muflihin Al-Hunaivi.
  3. H.Muhammad Zulvian Ikfina.

Pendidikan

Sistem pembelajaran di pondok Al-Falah memiliki berbagai proses antara lain dalam segi pengajaran, metode pembelajaran sampai evaluasi atau akhir dari proses pendidikan. Berikut metode pembelajaran yang ada di Pondok Pesantren Al-Falah:

  1. Bandungan Metode bandungan merupakan metode dimana seorang kyai membacakan kitab, memaknai (mengartikan dalam Bahasa jawa pegon) dan menerangkan tentang isi kitab yang dikaji dihadapan para santri. Sedangkan para santri duduk berkumpul dihadapan kyai dengan membawa kitab yang sama judulnya dengan kitab yang dibacakan oleh kyai.
     
  2. Sorogan Berbeda dengan metode bandungan yang sifatnya kelompok, pengajian sorogan justru merupakan metode yang sifatnya individual. Dalam metode ini, santri secara individual menghadap kepada kyai atau ustadz untuk menyampaikan hasil belajar atau hafalannya mengenai suatu kitab. Kemudian kyai atau ustadz menyimak dan mengoreksi kesalahan dan membenarkannya.
     
  3. Syawir merupakan metode dimana santri secara bebas bertanya mengenai tema yang dibahas, kemudian santri-santri yang lain memberikan pendapat atau jawaban atas pertanyaan atau masalah tersebut.
     
  4. Lalar Metode ini merupakan salah satu pengembangan metode yang sudah ada di pesantren Al-Falah. Dalam metode ini, mula-mula ustadz atau ustadzah membacakan sebuah kitab, kemudian dipelajari secara individu ataupun kelompok oleh para santri. Selanjutnya pada hari berikutnya, beberapa santri yang ditunjuk secara acak maju ke depan kelas untuk menyampaikan hasil belajarnya mengenai materi yang dibacakan oleh ustadz atau ustadzah pada hari sebelumnya. 
     
  5. Mutholangah merupakan metode pengulangan materi oleh ustadz yang akan mengajar. Dalam metode ini, ustadz atau santri mengaji ulang kitab yang sudah pernah dikajinya dari kyai atau ustadz yang lain untuk memantapkan pemahaman mereka terhadap suatu kitab. Mereka juga terkadang meminta penjelasan kepada teman sesama ustadz mengenai isi kitab yang dikajinya tersebut yang sekiranya masih menimbulkan pertanyaan atau belum dikuasainya secara penuh.
     
  6. Tamrin merupakan salah satu bentuk penilaian atau evaluasi yang dilakukan oleh pada ustadz maupun ustadzah kepada para santri. Metode ini dilakukan secara berkala, biasanya setelah menyelesaikan satu atau beberapa bab. Penilaian ini dilakukan pada pengajian dengan sistem Madrasah Diniyah, dan jarang dilakukan dalam pengajian umum bersama kyai.
     
  7. Tikror Metode tikror ini diadakan sesaat sebelum pengajian madrasah diniyah dimana santri berkelompok masing-masing dua orang. Selanjutnya, mereka secara bergantian melakukan tanya jawab mengenai materi yang sudah diajarkan oleh kyai atau ustadz. Metode ini efektif untuk mengingat kembali materi-materi pelajaran yang sudah didapat melalui pengajian-pengajian sebelumnya. 
     
  8. Setoran Metode ini merupakan salah satu metode klasik yang masih tetap dipertahankan di pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Al-Falah. Dalam metode ini, santri baik secara individu maupun kolektif menghafalkan suatu kitab (biasanya berbentuk baitbait yang berisi mengenai suatu kaidah tertentu, baik aqidah, maupun nahwu shorof). Selanjunya mereka satu per satu maju ke depan menyetorkan hasil hafalam mereka di hadapan kyai atau ustadz.
     
  9. Qiroati Metode qiro’ati merupakan salah satu metode yang sudah terkenal di masyarakat luas sebagai metode yeng digunakan untuk belajar membaca Al-Qur’an. Dalam metode ini, Kyai atau ustadz pertama-tama melafadkan suatu bacaan huruf hijaiyah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrojnya. Selanjutnya, santri secara individual maupun kolektif menirukan bacaan kyai atau ustadz tersebut dan diulang beberapa kali sampai bacaan mereka benar semua.

Pendidikan Formal

1. MTs Al-Falah
2. SMK Al-Falah


Pendidikan Non formal

  1. Kurikulum Pesantren
  2. Program Tahfidz 30 Juz
  3. Madrasah Diniyah

Ekstrakurikuler

  1. Tahfidzul Qur’an, Ta’limul Qur’an
  2. Qiroatul Qur’an bit Tartil Wat Taghonni
  3. Belajar al-Qur’an dengan Metode Qiro’ati
  4. Kursus Mu’allim Al Qur’an
  5. Pengajian Kitab Kuning
  6. seni Hadrah, khitobah
  7. Kursus Kaligrafi
  8. Kursus Komputer
  9. Kursus Bahasa Arab 
  10. Bahasa Inggris
  11. Seni Bela Diri.
  12. Ketrampilan Hidup/Kerja: Komputer Office, Teknik Komputer, Pertanian, Peternakan Ayam dan Kambing, Perkebunan.

 

 


Fasilitas

1. Masjid
2. Asrama Pesantren
3. Gedung Sekolah
3. Gudang
4. Perpustakaan
5. MCK/WC
6. Laboratorium Komputer
7. Laboratorium Bahasa
8. Ruang tamu
9. Kopontren
10. Dapur
11. Aula
12. Lapangan
13. Kantor
 


 

Alamat

Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen Kab. Kebumen, Jawa Tengah

Kode Pos: 54317

Telepon: (0287) 384333

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.