Pesantren Kyai Ageng Selo Klaten

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren Kyai Ageng Selo Klaten

Profil

Berbekal sebidang tanah seluas 2020 M2 , yang terletak di sebelah makam mbah Kyai Ageng Putut, Ahmad Badri seorang petani desa dengan keinginan luhur demi syi’ar dan dakwah Islam, niat mendirikan pesantren diutarakan kepada anak-anak dan menantunya. Niat tersebut disambut dengan respon yang positif oleh keluarga, anak, cucu, dan menantunya.

Rohmad Ida Royani, anak tertua Ahmad Badri dari ibu Marfu’ah yang dilahirkan pada 03 Agustus 1953, menyambut positif ide dan gagasan dari ayahandanya. Berbekal ilmu yang diperoleh selama nyantri di beberapa tempat ia bekerja keras bersama keluarga dan dibantu warga sekitar, mulai membangun pondok pesantren pada tanggal 12 Robi’ulawwal 1419 H atau bertepatan dengan 6 Juli 1998 dengan membangun 7 (tujuh) lokal untuk tempat mengaji.

Dengan dibantu oleh seluruh keluarga dan masyarakat sekitar, maka bangunan tersebut selesai dikerjakan dalam waktu 40 hari, dan diresmikan bertepatan dengan peringatan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1998 oleh KH Salman Dahlawi (Pengasuh PP Al Mansyur) dan oleh beliau pondok tersebut diberi nama PONDOK PESANTREN SALAF KYAI AGENG SELO. Maka setiap tanggal 17 Agustus dipakai sebagai hari kelahiran pondok pesantren Kyai Ageng Selo.

Pada awal mula berdirinya pondok pesantren Kyai Ageng Selo tanggal 17 Agustus 1998 hanya mempunyai 1 (satu) santri mukim yaitu Apri Trianto dari Jakarta dan beberapa santeri kalong. Dalam perkembangannya selama 9 tahun sampai tahun 2007 jumlah santri bertambah menjadi 167 santri mukim dan 200 santri kalong.

Para santri tidak hanya dari masyarakat sekitar, namun kini mulai dikenal dibeberapa wilayah di tanah air, terbukti dengan banyaknya santri yang mondok dan bermukim di pondok pesantren Kyai Ageng Selo  berasal dari daerah: Lampung, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Demak, Semarang, Kudus, Banjarmasin, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surabaya, Kediri. Dan beberapa daerah lain di pulau Jawa.
 

Pengasuh

  1. KH. Ahmad Badri
  2.  K R. Ida Royani 
  3. KH. Zumroddin.

Pendidikan

Pendidikan Non formal

  1. TPQ
  2. Madrasah Diniyah
  3. Kajian Kitab Kuning.

Ekstrakurikuler

  1. Tahfidzul Qur’an, Ta’limul Qur’an
  2. Qiroatul Qur’an bit Tartil Wat Taghonni
  3. Belajar al-Qur’an dengan Metode Qiro’ati
  4. Kursus Mu’allim Al Qur’an
  5. Pengajian Kitab Kuning
  6. seni Hadrah, khitobah
  7. Kursus Bengkel, Perkayuan
  8. Kursus Komputer
  9. Kursus Bahasa Arab 
  10. Bahasa Inggris
  11. Seni Bela Diri.
  12. Ketrampilan Hidup/Kerja: Komputer Office, Menjahit, Perkebunan, Pertanian, Perbengkelan, dan Kewanitaan.
     

 


Fasilitas

  1. Masjid
  2.  Asrama Pesantren
  3. Gudang
  4.  Perpustakaan
  5. MCK/WC
  6.  Ruang tamu
  7.  Kopontren
  8.  Dapur
  9. Aula
  10.  Lapangan
  11. Kantor


 

Alamat

Selogringging, Tulung, Kab. Klaten, Jawa Tengah

Kode Pos: 57482


Telepon: (0276) 320558

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 
 

Pertanyaan Pengunjung

  • Belum ada pertanyaan untuk lembaga ini.