Biografi KH. Munawar Adnan Kholil

 
Biografi KH. Munawar Adnan Kholil

Daftar Isi Profil KH. Munawar Adnan Kholil

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Menjadi Pengasuh Pesantren
  6. Teladan
  7. Karya-Karya

Kelahiran

KH. Munawwar Adnan Kholil lahir setelah Salat Asar pada Jumat Pon 21 Ramadan 1305 H atau 23 Nopember 1954, di Desa Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Mohammad Adnan dan Nyai Afwah.

Wafat

KH. Munawwar Adnan Kholil wafat pada hari Selasa, 27 November 2012 atau 13 Muharam 1434 pukul 00.30 di RS. Graha Amerta Surabaya. Beliau dimakamkan di Dusun Bunder Desa Dahan Rejo tepatnya di wilayah Pondok Pesantren Daruttaqwa III.

Setelah KH. Munawwar Adnan Kholil wafat kepemimpinan Pondok Pesantren diteruskan oleh menantu dari perenikahan anaknya yang pertama yaitu H. Ainul Muttaqin dari tanggal 27 November 2012 sampai sekarang.

Keluarga

KH. Munawar Adnan Kholil melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Hj. Vivi Fatimah Zuhriyah. Buah dari pernikahannya, beliau di karuniai lima orang anak, diantaranya :

  1. H. Nur Mohamad Kholil Tantowi
  2. Nur Mohammad Fadhluloh Nabhan
  3. Hj. Nur Qomariyah Setiawati Wulandari
  4. Hj. Nur Maftuhatun Nadiyah
  5. Nur Nabilatus Silfa

Pendidikan

KH. Munawwar Adnan kholil kecil, beliau memulai pendidikanya dengan belajar ilmu agama kepada ayahnya. Kemudian beliau melanjutkan pendidikanya dengan belajar ilmu fikih, nahwu dan sorof KH. Abdulah Faqih dan KH. Muhamad Amin.

Di samping belajar dalam bidang agama, beliau juga pernah sekolah formal di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Pongangan kemudian meneruskan belajar ke Pondok Pesantren Darul Ubudiyah Jati Purwo Sawahpulo Surabaya yang di asuh KH. Usman al-Ishaqi.

Menjadi Pengasuh Pesantren

Pada tahun 1987 M, salah seorang cucu dari KH. Kholil bernama KH. M. Munawwar Adnan Kholil yang sedang dan sudah berkhidmah untuk nyantri selama 20 tahun di pangkuan KH. Usman Al-Ishaqi al-Maqfurlahu, di pondok pesantren Jatipurwo Sawah Pulo Surabaya, mendapat perintah dari gurunya (KH. Usman beserta para puteranya: KH. Asrori, KH. Arifin, KH. Minan) untuk melanjutkan perjuangan KH. Kholil dengan mendirikan pondok pesantren yang diberi nama Pesantren Daruttaqwa di desa Suci manyar Gresik.

Hal ini dimaksudkan untuk menyelamatkan peninggalan dan meneruskan perjuangan para Kiai sesepuh pendahulunya. Sebagai murid yang selalu takdhim dan berkeinginan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, KH. Munawwar hanya pasrah menerima dan melaksanakan perintah gurunya tersebut.

Setelah Pondok Pesantren Daruttaqwa diresmikan berdirinya. KH. Munawwar membimbing dan mengajari para santri tentang kitab kuning denga penuh kesabaran dan ketekunan. Dalam waktu singkat jumlah santrinya bertambah terus.

Pada tahun 1988 santrinya sudah berjumlah 75. Jumlah santri bertambah terus maka secara bertahap dan terus menerus dibangun kamar-kamar pondok dan fasilitas lainnya. Sampai pada akhir tahun 1993 jumlah santri menetap dipondok pesantren ini menjadi 425 santri.

Tentang kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di pondok ini sampai tahun 1993 sudah berkembang berupa: Pengajian kitab kuning, TPQ, Madrasah Diniyyah Tingkat Ibtida`iyyah, Madrasah Diniyyah Tingkat Tsanawiyah serta Madrasah Diniyyah Tingkat Aliyah.

Teladan

Semasa hidupnya KH. Munawwar Adnan Kholil terkenal sebagai sosok yang sabar dan tidak sombong karena ia tidak membeda-bedakan. Bahkan, terhadap orang yang baru dikenalnya beliau bersikap apa adanya seperti menanggapi para saudaranya. Sehingga masyarakat sekitar sangat menghargai dan menghormati beliau sebagai sosok kiai yang berwibawa dan juga rendah hati.

Karya-Karya

KH. Munawwar Adnan Kholil termasuk seorang ahli  menulis (mengarang kitab), bahkan ketika sedang sakit beliau tetap mengarang kitab. Diantara kitab-kitab karangannya yaitu:

  1. Tafsiatul Qulub
  2. Badrul Allam ala Nahjil Atam Fitabwibil Hikam
  3. Roudlotul Muhibbin Nubdatun Qolilatin min Ihya’ulumudin
  4. Manaqibul auliya’ul Falihin, An-Naful Amin
  5. Faidulilah Fi Fadlhli Dzikrillah
  6. Ajwibatul Mardiyah Fi Maulidi Koiril Bariyah
  7. Al-Wadoiful Robbaniyah
  8. Hilyatul Auliya
  9. Koiruzzad Fil Hajji
  10. Syarah Risalah Qusairiyah.

Saat ini, kitab-kitab beliau banyak dikaji oleh para santri-santrinya.

 

Lokasi Terkait Beliau

List Lokasi Lainnya