Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang

Profil

Panti Asuhan Darul Hadlonah semarang merupakan lembaga sosial dibawah naungan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Jawa Tengah (YKMNU) yang menampung para anak yatim piatu, yatim, piatu, tidak mampu untuk diasuh dan dibantu agar dapat bersekolah, mengaji ilmu agama, berlatih ketrampilan agar kelak menjadi anak berprestasi, mandiri dan berakhlakul karimah.

Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang didirikan pada tanggal 24 September 1983. Panti ini merupakan salah satu unit kegiatan dari usaha Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nadhalul Ulama (NU) Wilayah Kerja I Jawa Tengah. Pada awal berdirinya Panti Asuhan Darul Hadlonah terletak di Penggaron berdiri di atas tanah seluas 1000 m2. Tanah tersebut merupakan wakaf dari Al-Mukarrom Bapak Masri yang diwakafkan melalui Bapak KH Muslih Mranggen Demak.

Kemudian diserahkan kepada Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah dan dipercayakan kepada Muslimat NU untuk mengelolanya. Atas kemauan yang kuat untuk dapat menyantuni anak yatim piatu, yatim, piatu, terlantar dan tidak mampu, maka didirikan Panti Asuhan Darul Hadlonah yang peletakan batu pertama pada tanggal 24 Februari 1979 dimulai dengan pengumpulan dana dari para pengurus Muslimat NU Jawa Tengah serta dana bakti dari cabang muslimat NU se Jawa Tengah serta bantuan dari segenap masyarakat.

Setahun kemudian jadilah gedung Panti yang kemudian diresmikan oleh Ibu Soeparjo Rustam istri Gubernur Propinsi Jawa Tengah pada tanggal 12 April 1980. Setahun setelah peresmian gedung induk pembangunan panti sempat terbengkelai karena kesulitan dana namun ada uluran tangan dari Ibu Hj. Fauziyah Hamdani ketua Muslimat NU Jawa Tengah pada waktu itu yang dengan ikhlas hati membantu dengan uang pribadi sejumlah lima juta rupiah.

Setelah itu aliran dana lancar dan pembangunan Panti Asuhan baru selesai pada tahun 1983 terdiri dari gedung induk, ruang serba guna, kantor, musholla, ruang belajar, ruang tidur, ruang makan, dapur, gudang, mandi cuci kakus serta lapangan olah raga yang diresmikan oleh Ibu Hj. Elok Ismail istri Gubernur Jateng pada tanggal 24 September 1983.

Pada tahun 1983 Pemerintah Kota Semarang berencana mengadakan proyek Normalisasi Kali Babon. Akibat dari proyek itu bangunan Panti Asuhan Darul Hadlonah yang terletak di Penggaron terkena proyek tersebut. Ibu Hj. Fauziyah Hamdani ketua yayasan kesejahteraan muslimat NU Jawa Tengah dan Ibu Hj. Sofia Karmani Ketua Panti Asuhan Darul Hadlonah kala itu serta pengurus lain sangat prihatin atas kejadian tersebut, karena sebagian bangunan terkepras sehingga tidak layak untuk pembinaan anak asuh.

Anggota jamaah pengajian Muslimat NU yang bernama Ibu Hj. Siti Syarofah berniat mewakafkan tanahnya seluas seribu meter persegi yang terletak di RT. 02 RW. 04 Kelurahan Mangkang Kulon (sekarang Wonosari Ngaliyan) Semarang. Setelah menerima wakaf melalui Ibu Hj. Fauziyah Hamdani yayasan kesejahteraan muslimat NU Jawa Jawa Tengah memiliki (membeli) tanah 1000 m2 lagi tepat disamping tanah wakaf Ibu Hj. Siti Syarofah sehingga luas tanah menjadi 2000 m2.

Tanah tersebut dibangun gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah (putri) dari dana APBD Banpres dan bantuan masyarakat. Bangunan selesai tahun 1987 terdiri dari aula, ruang tamu, sekretariat, asrama, ruang makan, dapur, gudang, kamar mandi, lapangan olah raga, ruang belajar, ruang ketrampilan dan UEP (Usaha Ekonomi Produktif) serta green house.

Panti Asuhan Darul Hadlonah (putri) diresmikan pada tanggal 9 Agustus 1987 oleh Ibu Sukarjan istri wakil gubernur Jawa Tengah. Seluruh anak asuh putri dipindah ke gedung Panti Asuhan yang baru (dari Penggaron ke Mangkang atau Wonosari) sedangkan anak putra masih di Penggaron.

Untuk memudahkan pengelolaan, pengurus panti membeli tanah seluas 1987 m2 di dekat Panti Asuhan Darul Hadlonah putri (jarak 50 m) lokasi di RT. 02 RW. 04 Wonosari Ngaliyan Semarang. Tanah untuk mempersiapkan gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah putra yang akan dibangun oleh Pemkot Semarang sebagai ganti panti yang ada di Penggaron sekarang untuk Kantor kelurahan Penggaron.

Panti Asuhan Darul Hadlonah Putra yang baru, diresmikan pada tanggal 14 April 1994 oleh Bapak Drs. H. Fatah Dahlan Kabag Kesra Pemkot Semarang. Pemkot Semarang memberikan tanah seluas 1000m2 di Pedurungan Lor. Oleh yayasan kesejahteraan muslimat NU Wilker I Jateng tanah tersebut dipinjamkan kepada Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Semarang akan digunakan untuk Balai Pengobatan atau Rumah Bersalin (Wawancara dengan Ibu Diah tanggal 31 Mei 2012 ).
 


Pengurus

Struktur Kepengurusan Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang

Susunan Organisasi yang ada di panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang adalah sebagai berikut :

Pengawas : Pengurus Harian YKMNU Jateng

Penasehat : Hj. Maryam Ahmad, A.Md Hj. Shofia Karmani

Tim Ahli : Dr. H. Muchtadi, M.Si H. Ashadi Abraza

Ketua : Dra. Hj. Faizah Idris

Wakil Ketua : Hj. Umiati Humam, SE

Sekretaris : Hj. Munadhirah Dewii Mugiarti

Bendahara : Hj. Chotimatun Ircha

Wakil Bendahara : Hj. Istiqomah Musyafak

Bidang Usaha : Dra. Hj. Shofia Subagio Hj. I‟Anah Mabrur Hj. Mawardah Arifah, SE

Pembinaan Agama: Ust. Darmaji

Diklat : M. Munif Tamrin, S.Ag, Amd Subekhi Sholeh, S.Ag

Administrasi : Hj. Munadhiroh

Petugas Asrama : Ridaul Magfiroh, Nabila

Pembinaan Mental: Ustadz. Munif, Ust. Mustafidz Al-hafidz

Pelaksana Diklat : Ustadz. Subkhi, S.Ag

Penyaluran dan Bimbingan Lanjut : Hj. Salmah Damiri, BA dan YKMNU Jateng


Kurikulum/Program

Program dan Pelaksanaan Kegiatan Panti Asuhan Darul Hadlonah

Pendidikan

Pendidikan merupakan program utama yang ada dalam Panti, pendidikan yang diberikan adalah SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA/SMK. Pendidikan tersebut tidak dilaksanakan di dalam panti, karena panti belum dapat menyiapkan sarana pendidikan formal, semua anak asuh mengikuti pendidikan formal sesuai dengan tingkatan masing-masing, baik disekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di sekitar Panti, namun juga ada yang sekolah diluar kota sesuai dengan kemampuan dan prestasi masing-masing.

Dalam proses pendidikan sebagian anak ada yang berprestasi tinggi, namun ada juga yang berprestasi menengah ke bawah, hal ini bukan semata-mata kegagalan pembinaan dalam panti, namun lebih disebabkan faktor input atau latar belakang mereka yang memang kurang mendukung. Untuk membantu peningkatan prestasi anak asuh, panti melakukan beberapa langkah yang relevan, yaitu:

1) Mewajibkan semua anak asuh untuk belajar setelah mengaji
2) Mendata dan memantau perkembangan hasil belajar (raport) tiap semester
3) Melengkapi sarana belajar (buku pelajaran dan LKS)
4) Mengadakan koordinasi dengan guru dibeberapa sekolah guna memantau kedisiplinan dan ketertiban
5) Mengadakan les belajar khususnya para anak asuh kelas VI, IX dan XII

 Keterampilan

Guna mewujudkan tujuan menciptakan generasi muda yang cerdas, terampil, mandiri dan berakhlaq mulia, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman era globalisasi dan modernisasi, maka keterampilan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh semua anak asuh guna membekali mereka untuk masa depannya agar menjadi anak yang siap bersaing tidak merasa canggung dan bingung setelah mereka kembali ke tempat asal masingmasing.

Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang memprogramkan berbagai pendidikan ketrampilan seperti menjahit, border, budidaya tanaman hias, percetakan dan perbengkelan. Semua anak asuh diharuskan utnuk mengikuti ketrampilan yang telah disediakan sesuai dengan hobi dan masing-masing, mereka dibimbing dan diarahkan untuk dapat belajar teori dan praktek semaksimal mungkin sehingga dapat menghasilkan karya atau produk yang layak untuk dipromosikan dan dipasarkan di beberapa lembaga dan instansi.

Keagamaan

a) Harian
Kegiatan keagamaan setiap harinya adalah Sholat lima waktu secara berjamaah dan mengaji setelah sholat maghrib.

b) Mingguan
Kegiatan keagamaan mingguannya adalah dibaan pada malam senin, yasin dan tahlil pada malam jum‟at, khitobah atau pidato pada malam selasa dua minggu sekali dan diskusi keagamaan pada malam selasa (dua minggu sekali).

c) Bulanan
Kegiatan keagamaan bulanannya adalah Pengajian selapanan senin kliwon setelah dzuhur, membaca Al-qur‟an 30 juz, membaca Asmaul husna dan membaca Manaqib Syeikh Abdul Qadir Jailani

d) Tahunan
Kegiatan keagamaannya adalah membaca doa awal dan akhir tahun, Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, dengan membaca Barzanji, peringatan Isra Mi‟raj nabi Muhammad SAW, pembacaan Doa Nisyfu Sya‟ban pada malam tanggal 15 Sya‟ban dilaksanakan setelah shalat Maghrib, pesantren Ramadhan bagi anak Sekolah Dasar, mengaji kitab tertentu bagi SLTP dan SLTA, silahturrahmi ke para Ustadz dan pengasuh serta tetangga Panti.

Olah raga

Olah raga menjadi kegiatan rutin setiap hari di Panti karena olah raga dipandang penting sebagai sarana untuk menumbuhkan bakat minat dan prestasi para anak asuh serta menjaga keseimbangan badan agar tetap sehat sehingga dapat melaksanakan berbagai aktivitas yang ada di Panti. Olah raga juga dapat menumbuhkan motivasi dan semangat baru bagi anak asuh, terutama bagi anak yang dapat meraih prestasi dan kejuaraan diberbagai even Porseni, Popda dan lain-lain.

Seni

Anak asuh Panti Asuhan Darul Hadlonah Semarang dibekali berbagai macam kesenian, mulai dari Tilawatil Qur‟an, Hadroh, musikalisasi puisi, dan kaligrafi. Kegiatan tersebut ada yang

 

Alamat

Jl. Kemantren Raya No.RT. 002/04, Wonosari, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah

Telepon:  (024) 8660683

Kode Pos: 50185