Biografi KH. Majid Kamil MZ (Gus Kamil)

 
Biografi KH. Majid Kamil MZ (Gus Kamil)

Daftar Isi Profi KH. Majid Kamil MZ (Gus Kamil)

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Isyarat Sebelum Wafatnya
  4. Pendidikan
  5. Mengajar di Pesantren
  6. Karier

Kelahiran

KH. Majid Kamil Maimoen Zubair atau yang kerap disapa dengan panggilan Gus Kamil lahir pada tanggal 20 Juni 1971 di Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Maimoen Zubair dengan Nyai. Hj. Masthi'ah binti KH. Idris asal Cepu, Blora.

Wafat

Gus Kamil mengembuskan napas terakhirnya pada hari Minggu 12 Juli 2020, sekitar pukul 19.50 WIB di RSUD dr R Soetrasno Rembang. Beliau wafat pada usia 49 tahun.

Isyarat Sebelum Wafatnya

Sebelum wafatnya Gus Kamil, telah memberikan isyarat dan tanda-tanda menyusul wafatnya bersama KH. Maimoen Zubair, sang ayah. Pasalnya, Gus Kamil pernah mengutarakan ia bermimpi menyusul sang ayah ke Makkah. Sementara itu, seperti diketahui KH. Maimoen Zubair wafat di Mekkah, pada Selasa 6 Agustus 2019.

Adapun mimpinya itu terjadi sebelum beberapa hari sang ayah wafat. Dalam mimpinya itu, Gus Kamil mengatakan ia bermimpi mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk berangkat haji. Padahal, Gus Kamil tidak berencana untuk berhaji. Ia pun mengatakan, bila memang persiapan hajinya terpenuhi artinya mimpi itu menjadi kenyataan.

Ternyata persiapan hajinya seperti paspor dan visa berjalan lancar seakan-akan ada yang membantunya.

"Saya pernah bermimpi, ada seorang dari pemerintahan mengupayakan saya berangkat haji tahun ini. Saya juga tidak tahu, dalam hati saya berkata, saya enggak terjadwal haji kok mau diberangkatkan haji," katanya.

Pendidikan

Gus Kamil memulai pendidikannya dengan belajar langsung kepada ayahnya, KH. Maimoen Zubair. Kemudian melanjutkan dengan belajar di Madrasah Ghazaliyah Syafi'iyyah (MGS).

Setelah tamat pada tahun 1992, Gus Kamil kemudian melanjutkan pendidikannya di Ma'had (Pondok) Darut Tauhid, Makkah Al Mukarromah. Beliau belajar kepada Sayyid Muhammad.

Di sana Gus Kamil belajar mengaji, baik yang bersifat klasikal sampai sorogan kepada para ulama yang didatangkan ke Ma'had Darut Tauhid, termasuk kepada Sayyid Muhammad Alwi Al Maliki.

Mengajar di Pesantren

Pada tahun 2003, Gus Kamil pulang ke Sarang. Sepulang dari Makkah Al Mukarromah, ia menetap di Sarang dan mengajar di Pondok Pesantren Al Anwar demi membantu merealisasikan visi dan misi sang ayahandanya. Gus Kamil mengajar bidang ilmu Mushtholahul Hadits.

Karier

Perjalanan Karier Gus Kamil dimulai ketika beliau menjabar sebagai Ketua DPC PPP Rembang, karier tersebut hingga mengantarkan beliau menjadi sebagai Ketua DPRD Rembang, Jawa Tengah. Beliau resmi dilantik pada masa jabatan 2014-2019.