Biografi KH. Majid Kamil MZ (Gus Kamil)

 
Biografi KH. Majid Kamil MZ (Gus Kamil)

Riwayat dan Kelahiran

KH Majid Kamil Maimoen Zubair atau Gus Kamil mengembuskan napas terakhirnya malam hari di RSUD dr R Soetrasno Rembang. Gus Kamil yang lahir pada tanggal 20 Juni 1971 di Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang merupakan Putra KH Maimoen Zubair dari istri ke-2 Masthi'ah binti KH Idris asal Cepu, Blora.

Masa Pendidikan

Masa kecil Gus Kamil digembleng ilmu agama layaknya putra-putri Mbah Moen yang lainnya. Madrasah Ghazaliyah Syafi'iyyah (MGS) menjadi awal tempat pengembaraan Gus Kamil di jagad keilmuan yang tak berujung.

Santai dan ulet adalah kepribadiannya, yang diiringi dengan kesungguhannya dalam belajar ketika menuntut ilmu. Setelah tamat dari pendidikan di MGS pada tahun 1992, kemudian Gus Kamil melanjutkan pendidikannya di Ma'had (Pondok) Darut Tauhid, Makkah Al Mukarromah. Dia menimba ilmu kepada Sayyid Muhammad.

Di sana Gus Kamil belajar mengaji, baik yang bersifat klasikal sampai sorogan kepada para ulama yang didatangkan ke Ma'had Darut Tauhid. Lalu beliau juga pernah ke Mekkah Arab Saudi berguru kepada Sayyid Muhammad Alwi Al Maliki.

Mengajar Pesantren

Pada tahun 2003, Gus Kamil pulang ke Sarang. Sepulang dari Makkah Al Mukarromah, ia menetap di Sarang dan mengajar di Pondok Pesantren Al Anwar demi membantu merealisasikan visi dan misi sang ayahandanya. Gus Kamil mengajar bidang ilmu Mushtholahul Hadits.

Perjalanan Karier Beliau

Karena ilmu dan karismatik, Mbah Maimoen hingga beliau diangkat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai PPP, posisi beliau sebagai Ketua DPRD Rembang dan Ketua DPC PPP Rembang

Gus Kamil atau Majid Kamil merupakan Ketua DPRD Rembang, Jawa Tengah. Ia resmi dilantik untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia menjabat sebagai ketua dewan periode 2014-2019.

Tutup Usia

Sejak tanggal 3 Juli 2020, Gus Kamil rawat inap di RSI Arafah, Rembang. Penyakit beliau penyerta yang dominan, yakni diabetes melitus dan obesitas, membuat kondisi Gus Kamil memburuk. Dari hasil pemeriksaan rontgen mengarah pada pneumonia. Paru-parunya tampak terblok atau tertutup warna putih. Pada hari minggu (12/7/2020) malam sekitar pukul 19.50 WIB, beliau wafat di usia 49 tahun, di RSUD dr Soetrasno, Rembang

Isyarat Kewafatan Beliau

Rupanya wafatnya Gus Kamil bak isyarat dan tanda-tanda menyusul wafatnya bersama KH Maimoen Zubair, sang ayah. Pasalnya, Gus Kamil pernah mengutarakan ia bermimpi menyusul sang ayah ke Makkah. Sementara itu, seperti diketahui KH Maimoen Zubair wafat di Mekkah, Selasa (6/8/2019).

Adapun mimpinya itu terjadi sebelum beberapa hari sang ayah wafat. Dalam mimpinya itu, Gus Kamil mengatakan ia bermimpi mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk berangkat haji. Padahal, Gus Kamil tidak berencana untuk berhaji. Ia pun menngatakan, bila memang persiapan hajinya terpenuhi artinya mimpi itu menjadi kenyataan.

Ternyata persiapan hajinya seperti paspor dan visa berjalan lancar seakan-akan ada yang membantunya.

"Saya pernah bermimpi, ada seorang dari pemerintahan mengupayakan saya berangkat haji tahun ini.

Saya juga tidak tahu, dalam hati saya berkata, saya enggak terjadwal haji kok mau diberangkatkan haji," katanya.

Kini Gus Kamil pun menyusul wafat kepergian sang ayah, Minggu (12/7/2020). Beliau dikabarkan meninggal di RSU R Soetrasno Rembang, saat menjalani perawatan disana. Hal ini disampaikan oleh saudara kandung Gus Kamil, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Dikatakan oleh Taj Yasin, Gus Kamil di rawat sebagai pasien PDP.

“Memang benar Gus Kamil dirawat di RSUD. Statusnya yang saya tahu PDP,” kata Humas Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulitya, Senin (13/7/2020).

Diketahui Gus Mus telah menjalani perawatan sejak 3 Juli 2020.

 

Sumber: Dari Berbagai Sumber