Kisah "Nyelonong" di Siang Ramadhan, KH. Zainuddin MZ Jelaskan Hikmah di Baliknya

 
Kisah
Sumber Gambar: NETA CIREBON 06/Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

LADUNI.ID, Jakarta – Di bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, sejauh mana kita memahami esensi dari puasa yang kita jalani? Apakah sekadar menahan lapar dan dahaga, ataukah ada makna lebih dalam yang harus kita raih?

Almarhum KH. Zainuddin MZ (1952-2011), ulama kharismatik yang dikenal dengan julukan "Da'i Sejuta Umat", pernah menyampaikan ceramah yang mengupas tuntas tentang tingkatan puasa menurut perspektif Imam Al-Ghazali. Dalam pengajian yang hingga kini masih dikenang itu, beliau menjelaskan tiga macam puasa berdasarkan kualitasnya.

Kyai Zainuddin  mengawali dengan membacakan sabda Rasulullah SAW, "Berapa banyak orang puasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan haus." Hadis ini, menurutnya, menjadi peringatan keras bahwa tidak semua puasa bernilai di sisi Allah.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN