Pesantren NU di IPB (Pembangunan)

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren NU di IPB (Pembangunan)

LADUNI.ID, Pola hidup bersama antara santri dan kiai yang menjadikan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan, merupakan suatu sistem pendidikan khas pesantren yang tidak ada di sistem pendidikan lainnya. Didikan dini tentang ilmu agama yang berasal dari pesantren maupun ngaji ngalong membuat naluri santri tetap mendarah daging dalam diri mereka.

KMNU IPB merupakan perkumpulan santri yang ditakdirkan untuk lebih mendalami ilmu sains.  Mereka bertemu dengan kitab kuning setiap Minggunya. Entah berperan sebagai pengajar atau hanya sebagai pendengar, "seng penting ngaji" itu prinsip mereka.

Ma'had Jawi (Pesantren Pertama NU) yang didirikan oleh Yayasan Global Inspirasi Nusantara dan dibentuk oleh Himpunan Alumni KMNU IPB diharapkan dapat menjadi wadah penempaan mahasiswa yang ingin mendalami ilmu agama beraliran ahlussunah wal jama'ah, sehingga  dapat terlahir manusia yang ahli dalam IPTEK maupun IMTAQ sebagaimana yang dicitakan oleh almarhum Dr. Aji Hermawan.

Baca juga: Pesantren Al-Falah I Cicalengka Bandung

Selama 4 tahun berdiri Ma'had Jawi (Pesantren Pertama NU) para santri tinggal dirumah pinjaman dari dosen IPB yang sekaligus menjadi sekretariat KMNU IPB, dengan keterbatasan yang ada selama ini tidak menghalangi keberlangsungan proses KBM meskipun harus berpindah-pindah, terbukti telah melahirkan beberapa santri yang memahami kitab dasar tajwid, tauhid, fikih, dsb.

Tempat tidur yang menjadi satu dengan tempat belajar terasa kurang layak untuk sebuah  pondok. Tapi itulah keadaannya saat ini. Oleh sebab itu, kami ingin mengajak saudara untuk membantu kami dalam pembangunan pesantren ini. Karena tidak dapat dipungkiri, semakin ke sini ahli agama semakin sedikit, apalagi ahli agama yang juga ahli dalam bidang sains. Bismillah, kita dermakan harta kita dijalan Allah dan semoga Allah catat sebagai suatu amalan yang tak akan pernah terputus.

Baca juga: Pesantren Al Falah Dago Bandung

Adapun tujuan didirikan KMNU IPB adalah menjadi pusat kajian keagamaan yang berlandaskan ASWAJA dan membentuk nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan kekeluargaan. Organisasi mahasiswa NU di IPB bertujuan menjadi pusat kajian keagamaan yang berlandaskan ASWAJA dan membentuk nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan kekeluargaan.

Program Unggulan :

1.Kajian Islam Aswaja An-Nahdliyah(Aswaja-NU centre)
Pengetahuan ilmu agama sangat penting untuk generasi saat ini, semakin meluasnya budaya barat membuat generasi muda tidak mengetahui bagaimana berperilaku yang sesuai dengan syariat Islam. Kajian ini diharapkan bisa mengingatkan kepada generasi muda untuk berperilaku sesuai syariat islam dan tidak merugikan orang lain.

2. Pelatihan leadership and management skill
Pelatihan leadership and management skill sangat dibutuhkan untuk menyiapkan generasi yang unggul. Selain unggul dibidang akademik dan kepemimpinan diharapkan unggul dalam akhlakul karimahnya. Karena tujuan hidup yang sesungguhnya adalah keseimbangan antara dunia dan akhirat.

3. Pembekalan penelitian ilmiah
Pembekalan penelitian ilmiah diharapkan bisa menjadi bekal untuk generasi muda dalam menyelesaikan segala keresahan masyarakat, khususnya masyarakat kecil yang sangat membutuhkan, karena sekecil apapun ilmu yang diberikan, bisa sangat bermanfaat untuk orang yang sangat membutuhkan.

4. Pendidikan tahsin dan tahfidz al-Quran
Pendidikan tahsin dan tahfidz sangat penting karena membaca Al-Qur'an bukan sekedar membaca, harus diperhatikan agar tidak berubah maknanya. Semoga dengan program ini diharapkan generasi muda bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk sekitar.

5. TPQ dan Bimbel bagi anak-anak masyarakat sekitar IPB
Perkembangan zaman yang semakin pesat membuat anak-anak semakin sering menggunakan gadget untuk menemani hari-harinya, aplikasi hiburan semakin banyak membuat anak-anak tak bisa lepas dari gadged. Dengan adanya bimbingan belajar dan TPQ akan membuat anak-anak sedikit melepaskan gadgednya dan belajar membaca Al-Qur'an, karena waktu yang paling baik untuk belajar adalah waktu kecil. Pepatah mengatakan belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, sedangkan belajar di waktu dewasa bagaikan mengukir di atas air. Semoga dengan adanya bimbel dan TPQ bisa menambah semangat anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur'an.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak, Ibu dan Sahabat semua dengan berbagai macam kebaikan dan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat serta menjadi bekal yang sempurna kelak di surga-Nya.. Aamiin.. Aamiin ya Rabbal'aalamin..

Baca juga: Tabel Progres #DonasiTanpaKutip

Untuk bapak ibu yang ingin membantu silahkan berdonasi #DonasiTanpaKutip dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Masukan Nama lengkap
4. Masukan email
5. Masukan Nomor Handphone/Telpon
6. Tulis Doa atau dukungan
7. Centang syarat dan ketentuan yang berlaku
8. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank Permata, Mandiri, BNI, dan jaringan ATM) dan transfer ke no.Rekeneing yang tertera.
9. Selesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

Baca juga: Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir Bandung

 

 

 

Alumni Pesantren NU di IPB (Pembangunan)

  • M. Zimamul Adli M. Zimamul Adli
 

Pertanyaan Pengunjung

  • Belum ada pertanyaan untuk lembaga ini.