Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Terma Asing atau Liyan, Mengapa Tidak?

23 Sep 2020 · 2.678 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - Saat aku diminta bicara dalam forum merespon pemberian gelar Profesor untuk seorang teman, aku mengatakan: “Sebagian kita masih terjebak pada pandangan dikotomistik antara Islam vs non-Islam, antara bahasa Arab vs non-Arab. Aku vs Dia atau kami vs mereka.“

Banyak di antara kita yang menolak istilah/ terma hanya karena ia bahasa asing, bukan Arab. Mereka mencurigai istilah-istilah itu menyimpan misi tersembunyi "liyan" yang akan merusak dan menghancurkan moral "kita". Misalnya Gender, Feminisme, Hermeneutik, Demokrasi, Human Right, dan lain-lain. Mereka akan menerima dengan senang hati jika dikatakan: Nisaiyah, Rujuliyah, Ta'wil, Syura, al-Huquq al-Insaniyah, dan lain-lain.

Bukan hanya itu, bahkan ada yang perlu mengganti aku, saya, anda,

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →