03 Dec 2020 Β· 4.160 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Seringkali beberapa orang mengira dan menyamakan bahwa maklumat adalah ilmu. Berjam-jam membaca status-status Facebook, mengambil istifadah dari tulisan banyak orang yang beraneka macam corak temanya, dan menduga bahwa ia telah meraih apa yang dinamakan "ilmu".
Atau barangkali ada yang menyangka bahwasanya dengan sekedar membaca buku dengan terus menerus, tanpa guru yang membimbing dalam jangka waktu yang lama, ia telah mendapatkan sesuatu yang bernama "ilmu".
Padahal, ilmu adalah satu kesatuan antara dari beberapa hal yang mesti dipenuhi. Syaikh al-Muhaddist Muhammad Abdul Baits Kattani al-Husaini mengatakan:
"Asas sebuah ilmu itu talaqqi. Dan itu seharusnya dilakukan dengan ulama yang kredibel. Tidak apa-apa anda muthalaah kitab apa saja. Tapi hendaknya dengan petunjuk seorang guru. Harus memiliki satu guru yang dijadikan rujukan ketika mendapat sebuah permasalahan sulit dalam ilmu."
"Salah satu musibah Thalib ilm sekarang sekedar datang ketika ada majelis pemberian
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+