Biografi KH. Tamim Irsyad

 
Biografi KH. Tamim Irsyad

Daftar Isi Profil KH. Tamim Irsyad

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Sosok Pendakwah

Kelahiran

KH. Tamim Irsyad dilahirkan di Desa Pareng, Bangkalan, Madura. Untuk tanggal, bulan dan tahun kelahirannya belum diketahui secara pasti.

Wafat

KH. Tamim Irsyad wafat di Rejoso pada 11 Muharram tahun 1326 H atau bertepatan pada tahun 1908 M.

Keluarga

Buah dari pernikahan KH. Tamim Irsyad dengan sang istri, beliau dikaruniai Allah SWT empat putra. Anak-anak beliau diantaranya, Muh. Fadhil, Siti Fatimah, Muhammad Romly Tamim, dan Muhammad Zainal yang kemudian populer dengan Umar Tamim. Anak pertamanya ini meninggal ketika ia masih bermukim di Madura.

Pendidikan

KH. Tamim Irsyad menghabiskan dunia pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Bangkalan dalam asuhan Mbah KH. Kholil Bangkalan.

Sosok Pendakwah

Ketika telah menyelesaikan pendidikannya, bersama keluarga kecilnya ia merantau ke pulau Jawa untuk menurutkan kata hati mencari ketenangan hidup sambil mengamalkan ilmu yang ia miliki.

Kala sampai di suatu desa yang bernama Pajaran, ia merasa penasaran akan kabar burung tentang kampung Pajaran yang katanya suram sesuram kabut hitam. Ia merasa ditantang oleh problema kemasyarakatan tersebut.

Alasan itulah setidaknya yang menyebabkan ia beserta keluaga kecilnya mengambil desa Pajaran sebagai tempat mencurahkan sekaligus mendakwahkan agama Islam. Akan tetapi, lambat laun ia merasa kurang pas tinggal di Desa Pajaran ini, dan kemudian ia memutuskan untuk berpindah tempat yang anehnya lebih rawan dan sangat mengganggu masyarakat, yaitu di Desa Rejoso yang saat ini menjadi lokasi Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang.

 

Lokasi Terkait Beliau

List Lokasi Lainnya