KH. Husein Muhammad: Ketidaktahuan, Akar Intoleran

 
KH. Husein Muhammad: Ketidaktahuan, Akar Intoleran

LADUNI.ID, Jakarta - Baru saja seorang santri bertanya, mengapa sih sekarang ini makin banyak orang mudah marah dan emosional pikirannya negatif saja dalam hal-hal yang berhubungan dengan agama?

Aku menjawab: Faktor utama kemarahan itu adalah minimnya pengetahuan atau bahkan ketidaktahuan, tetapi mengaku tahu".

Orang yang hanya tahu satu pendapat terutama dalam isu bernuansa agama biasanya terkejut-kejut dan menunjukkan reaksi emosional, cepat menilai negatif dan marah, jika mendengar ada pendapat lain. Lalu merasa diri paling benar, menggurui, suuzhan dan menuduh yang lain salah, sesat dan bertentangan dengan agama sambil mendalil. Tapi itupun "katanya-katanya" saja. Ya kata si Fulan, kata si Fulan, orang yang diikutinya. Dia sendiri tak paham atas dalil atau sumber pendapat itu. Bahkan membaca tulisan Arab "gundul" (tanpa tanda baca) juga tak bisa. Apalagi cara memahami atau mengambil hukum dari sumber/dalil.

Ada informasi dari Abu Dzar, seorang sahabat Nabi

عن أبي ذر أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إنكم اليوم في زمان كثير علماؤه قليل خطباؤه، ويأتي من بعد زمان كثير خطباؤه قليل علماؤه .

Sahabat Abu Dzar al-Ghiffari mengatakan bahwa Nabi bersabda : Hari ini kalian berada pada zaman banyak ulama sedikit ahli pidato (penceramah). Kelak sesudah ini akan datang zaman banyak tukang pidato dan sedikit ulama.

Santri itu mengangguk-angguk sambil mengekspresikan wajah ceria. Lalu minta doa agar diberikan pengetahuan yang luas, hati dan pikiran terbuka.

Aku memberinya do'a ini yang aku peroleh dari guruku. Doa ini untuk kecerdasan pikiran, kedalaman pemahaman dan kuat ingatan.

اَللَّهُمَّ اَلْهِمْنِي عِلْمًا اَعْرِفُ بِهِ اَوَامِرَكَ وَاَعْرِفُ بِهِ نَوَاهِيَكَ وَارْزُقْنِى اَللَّهُمَّ بَلَاغَةَ فَهْمِ النَّبِيِّيْنَ وَفَصَاحَةَ حِفْظِ الْمُرْسَلِيْنَ

Ya Allah, anugerahi aku ilmu yang dengannya aku mengerti perintah-perintah-Mu dan mengerti larangan-laranfan-Mu. Anugerahi aku wahai Allah pemahaman para Nabi dan kefasihan hafalan para utusan Tuhan.

وَاَكْرِمْنِي اَللَّهُمَّ بِنُوْرِ الْعِلْمِ وَسُرْعَةِ الْفَهْمِ وَاَخْرِجْنِي مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَافْتَحْ لِي اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَعَلِّمْنِي اَسْرَارَ حِكْمَتِكَ يَارَبَّ الْعَالمَِيْنَ

“Wahai Allah, muliakan aku dengan cahaya ilmu pengetahuan dan kecepatan memahami. Keluarkan aku dari kegelapan keraguan/kedangkalan pengetahuan. Bukakan untukku pintu Kasih-Mu. Ajari aku rahasia kebijaksanaan-Mu. Wahai Tuhan alam semesta".(*)

***

Penulis: KH. Husein Muhammad