Biografi H. Muhammad Laily Mansur

 
Biografi H. Muhammad Laily Mansur
Sumber Gambar: Istimewa, Ilustrasi: laduni.ID

Daftar Isi Biografi H. Muhammad Laily Mansur

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Mengajar di Lembaga Pendidikan
  6. Salah Satu Pendiri PMII

Kelahiran

H. Muhammad Laily Mansur lahir pada 6 Juni 1937, di Desa Pematang Benteng Alabio, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Beliau merupakan putra terakhir dari tujuh bersaudara, dari ayah yang bernama H. Mansur bin H. Seman bin Abu Kasim, seorang ulama (tuan guru) terkenal di Alabio yang hidup tahun 1845 sampai 1959.

Saudara-saudara beliau di antaranya adalah Siti Sapura, HM Afenan, Zubaidah, Adawiyah, Salahuddin, Muhammad Ali, dan terakhir Laily Mansur.

Wafat

H. Laily Mansur meningal dunia pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 1988 sekitar pukul 11.00 WITA siang. Jenazahnya dimakamkan di pemakaman Alkah Kerukunan Warga Amuntai Banjarmasin (KWAB) di Jalan A. Yani km. 22 Banjarbaru.

Keluarga

Setelah berhasil menempuh pendidikan di Mesir tahun 1967, Laily Mansur kembali ke kampung halaman. Setelah berada di kampung halaman, beberapa bulan kemudian, Laily menikah dengan gadis yang masih tergolong tetangganya, yaitu Siti Asiah puteri KH. Baderun, seorang ulama terkemuka di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang juga mantan Qadli di Amuntai, dan karenanya masyarakat sering menyebut beliau dengan gelar “Tuan Qadli”.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya