Menjelang Ramadhan Berkunjung ke Pesantren Annur dan Berziarah Rais Syuriyah NU Pertama Bekasi

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Menjelang Ramadhan Berkunjung ke Pesantren Annur dan Berziarah Rais Syuriyah NU Pertama Bekasi
Sumber Gambar: Foto istimewa

Sekilas Sejarah

LADUNI.ID, Jakarta - KH. Muchtar Thabrani lahir pada tahun 1901, di Kaliabang Nangka, Bekasi (sekarang Bekasi Utara). Beliau merupakan putra Thabrani. KH. Muchtar Thabrani bin Thabrani beliau adalah pendiri pesantren Annur Bekasi. Selain itu beliau juga pernah menjabat Rais Syuriyah pertama PCNU Kota Bekasi jauh sebelum kemerdekaan.

Pada usia remaja KH. Muchtar pernah menuntut ilmu di Guru Mughni, dan pada tahun 1937  beliau berangkat  pergi  haji dan menuntut ilmu, di tanah suci Muchtar kemudian menimba ilmu kepada beberapa orang guru. Di antaranya adalah Syeikh Muchtar Al- Atharied, Syeikh Alwi Al-Maliki, Syeikh Ahyad dan beberapa orang guru lainnya. Namun  guru yang paling dekat dan paling banyak mempengaruhi pola pikir dan perkembangan keilmuannya adalah Syeikh Alwi Al-Maliki.

Pada tahun 1950 atau saat berusia sekitar 49 tahun dan setelah pulang dari Makkah, H. Muchtar menikah dengan gadis berusia 14 tahun, Hj. Ni’mah, putri KH. Ismail Jatinegara dan adik dari KH. Abdul Hadi (Guru Hadi). Ketika itu ia meminta dua orang sahabatnya, KH. Nur Ali (Ujung Harapan) dan KH. Tambih (Kranji) untuk membantu proses pemikahannya, mulai dari menyampaikan lamaran hingga acara pernikahan. Dari pernikahan ini H. Muchtar dikaruniai 4 putra dan 4 putri.

Pada tahun 1952, KH. Muchtar mendirikan sebuah Pondok Pesantren yang diberi nama Pondok Pesantren Kaliabang Nangka diambil dari nama kampungnya tersebut. Pondok Pesantren inlah yang nantinya menjadi cikal bakal berdirnya Pondok Pesantren Annur yang dikenal sekarang.

Pada tahun 1971, KH. Muchtar wafat di usia 70 tahun dan dimakamkan di samping masjid An-Nur. KH. Muchtar Tabrani mewariskan karyanya yang berjudul Thargibul Ihwani, pondok pesantren yang ia dirikan pada tahun 1952 kemudian berubah nama menjadi An-Nur pada tahun 1978 dan masjid An-Nur yang ia dirikan pada tahun 1968. Kini perjuangan dakwahnya diteruskan oleh anak dan keturunannya. Untuk mengenang jasa-jasanya, pada tahun 1978 namanya diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan KH. Muchtar Thabrani di Kaliabang Nangka Bekasi Utara Kota Bekasi.

Lokasi Makam KH. Muchtar Tabrani

Makam KH. Muchtar Tabrani berada di dalam pesantren Annur Bekasi letaknya di samping masjid Annur Bekasi. Sedangkan haulnya diadakan tiap tahun diadakan setiap tahun sekali pada bulan Sya'ban. Haul dilaksanakan di pondok pesantren An-Nur, Kaliabang Nangka, Bekasi. Kegiatan haul dihadiri semua elemen masyarakat Kaliabang Nangka, para ulama, tokoh-tokoh masyarakat, para alumni pesantren yang tersebar seluruh daerah. 

Untuk menuju lokasi makam KH. Muchtar Thabrani lokasi cukup mudah dan jalannya strategis karena berada  tepat di jalan raya KH. Muhtar Tabrani No.32, RT.004/RW.004, Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.