Biografi Al Hafidh Ad Darimi

 
Biografi Al Hafidh Ad Darimi
Sumber Gambar: Foto istimewa

Laduni.ID Jakarta – Nama lengkap Abu Muhammad Abdullah bin Abdurrahman bin al-Fadhl bin Bahram bin Abdush Shamad at-Tamimi ad-Darimi as-Samarqandi. Dijuluki sebagai al-Imam (pemimpin) dan al-Hafidz (penghafal hadis), karena dia merupakan ulama hadis yang menguasai berbgai bidang ilmu agama. Nama at-Tamimi dinisbatkan pada kabilah Tamim. Sedangkan Ad Darimi dinisbatkan kepada Darim bin Malik dari kabilah Tamim. Dia lebih dikenal dengan nama itu (Ad Darimi). Sedangkan as-Samarqandi dinisbatkan kepada daerah Samarkand yang menjadi tempat tinggalnya.

Contents

Riwayat Hidup

Lahir

Lahir pada tahun 181 H.

Wafat

Wafat tepat pada hari Tarwiyah tahun 255 H.

Baca Juga:   Biografi Abu Daud

Pendidikan dan Sanad Keilmuan

Perjalanan Mencari Ilmu

Allah menganugerahi Ad Darimi kecerdasan, pikiran yang tajam dan daya hafalan yang sangat kuat, teristimewa dalam menghafal hadis. Dia berjumpa dengan para masyayikh (ulama sepuh) dan menimba ilmu kepada mereka. Dia juga adalah sosok yang tawaduk dalam hal mencari ilmu, mendengar hadis dari kibarul ulama (ulama sepuh) dan shigharul ulama (ulama muda), sampai-sampai dia mendengar dari sekelompok ahli hadis dari kalangan teman sejawatnya, akan tetapi dia juga seorang yang sangat selektif dan berhati-hati dalam menerima periwayatan hadis, karena dia hanya meriwayatkan hadis dari orang-orang yang terpercaya (tsiqah).

Sebagai ahli hadis dan perawi, sangat lumrah jika dia melakukan perjalanan ilmiah ke berbagai negeri untuk mendengar hadis dari berbagai orang. Di antara negeri-negeri yang dia singgahi adalah Khurasan, Baghdad, Kufah, Wasith, Bashrah, Syam (Damaskus, Himash dan Shur), Jazirah Arab, dan Hijaz (Mekah dan Madinah).

Sanad Keilmuan

Berikut ini adalah guru-guru Ad Darimi, kebanyakan dari mereka adalah para ahli hadis:

  1. Imam Al Hasan bin Muhammad As Shabah Azza'Farani 
  2.  Imam Bukhari 
  3. Ahmad bin Yahya bin Wazir bin Sulaiman At Tujibi  
  4. Abu Tsur Alkalbi Al Baghdadi
  5. Imam Abu Ali Husein bin Ali Alkarabisi 
  6. Harmalah bin Yahya bin Abdullah At Tujibi 
  7. Imam Ahmad bin Hanbal
  8. Muhammad bin Syafi'i
  9. Ishaq bin Rohaweh 
  10. Abu Ya'qub bin Yusuf bin Yahya Albuwaiti  
  11. Abdullah bin Zubair bin Isa Abu Bakar Al Humaidi

Baca Juga:  Biografi Abdullah bin Zubair bin Isa Abu Bakar Al Humaidi

Penerus

Sebagaimana kebiasaan para ahlul hadis, ketika mereka mengetahui bahwa seorang ‘alim mengetahui dan hafal banyak hadis, maka mereka berbondong-bondong mendatangi seorang ‘alim tersebut, guna menimba ilmu kepadanya. Begitu juga dengan Ad Darimi, ketika para penuntut ilmu mengetahui kepakarannya dalam bidang hadis, maka mereka berbondong-bondong mendatanginya untuk mendengar hadis darinya, kemudian meriwayatkannya. Di antara mereka itu adalah:

  1. Imam Muslim bin Hajaj
  2. Imam Abu Daud
  3. Imam Abu ‘Isa At Tirmidzi
  4. ‘Abd bin Humaid
  5. Raja` bin Murji
  6. Imam Ad-Daruquthni
  7. Al Hasan bin Ash Shabbah al Bazzar
  8. Al Qaffal Al Kabir Asy-Syasyi
  9. Muhammad bin Basysyar (Bundar)
  10. Abu Ali At-Thabari
  11. Muhammad bin Yahya
  12. Baqi bin Makhlad
  13. Ibnu Abi Hatim
  14. Abu Zur’ah
  15. Abu Hatim
  16. Shalih bin Muhammad Jazzarah
  17. Ibnu Abi Hatim
  18. Ja’far al Firyabi
  19. Al Mas'udi
  20. Muhammad bin An Nadhr al Jarudi
  21. Imam Nasai 
  22. Ibnu Al Qadhi Ibnu Suraij 
  23. Ibnu Mundzir
  24. Ibnul Qoshi
  25. Abu Ishaq Al Marwazi

Pujian Para Ulama

Imam Ahmad mengatakan, “(Ad Darimi) adalah seorang imam (bagi para penuntut ilmu)."

Muhammad bin Basysyar Bundar mengatakan, “Penghafal hadis di dunia ada empat: Abu Zur’ah di Ray, Muslim di Nasaiburi, Abdullah bin Abdurrahman (Ad-Darimi) di Samarkand dan Muhamad bin Ismail di Bukhara”.

Abu Sa’id al Asyaj mengatakan; “Abdullah bin Abdirrahman (Ad Darimi) adalah imam kami.”

Muhammad bin Abdullah al Makhrami berkata, “Wahai penduduk Khurasan, selagi Abdullah bin Abdurrahman (Ad Darimi) berada di tengah-tengah kalian, maka janganlah kalian menyibukkan diri dengan selain dirinya.”

Raja` bin Murji menuturkan, “Aku telah melihat Ibnu Hambal, Ishaq bin Rahuyah, Ibnu al Madini dan Asy Syadzakuni, tetapi aku tidak pernah melihat orang yang lebih kuat dalam menghafal hadis dari Abdullah (Ad Darimi).”

Abu Hatim berkata, “Muhammad bin Ismail adalah orang paling berilmu yang memasuki Irak, Muhammad bin Yahya adalah orang paling berilmu yang berada di Khurasan pada hari ini, Muhammad bin Aslam adalah orang paling wira’i di antara mereka, dan Abdullah bin Abdurrahman (Ad Darimi) adalah orang yang paling teguh di antara mereka. “

Ad Daruquthni mengatakan, “Dia (Ad Darimi) adalah orang terpercaya dan masyhur.”

Muhammad bin Ibrahim bin Manshur as Sairazi mengatakan, “Abdullah adalah puncak kecerdasan dan konsistensi beragama, di antara orang yang menjadi teladan dalam kesantunan, keilmuan, hafalan, ibadah dan zuhud.”
 

Baca Juga:   Biografi Abu Hatim

Karya

  1. Sunan Ad Darimi.
  2. Tsulutsiyat (kitab hadits)
  3. Al-Jami’
  4. At-Tafsir

 

Sumber: 1. Kitab Thabaqat ‘Ulama’ al-Hadits Juz 2 karya Abdul Hadi ad-Dimasyqi ash-Shalihi, hlm. 215-216.
               2. https://www.staipiq.ac.id/e-learning/bahan-ajar/159-imam-darimi

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya