13 Oct 2021 · 2.531 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Sejak awal, lambang Nahdhatul Ulama (NU) berisikan bola dunia, di mana wawasan para kyai tidak hanya bersifat lokal, tapi juga global. Lalu bagaimana NU bisa mendunia?
NU sebagai ormas Islam terbesar, bukan saja di Indonesia, tapi juga di dunia, tentu harus terus berupaya mewujudkan diri sebagai bagian dari masyarakat dunia.
Ada tujuh poin yang dibangun Rasulullah SAW, dan pada poin-poin itulah NU meneladani misi yang diemban oleh Rasulullah SAW untuk menjadi bagian dari dunia. Dan inilah yang mesti diperkuat sebagai gerakan misi NU ke depan.
Tujuh point yang dibangun Rasulullah adalah:
Pertama, masyarakat yang cerdas alias well-educated. Perintah Iqra' sebagai ayat pertama. Apresiasi terhadap orang berilmu yang ditinggikan beberapa derajat.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+