Biografi Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad (As Syaroni)

 
Biografi Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad (As Syaroni)
Sumber Gambar: Dok. Laduni.ID

Daftar Isi Biografi As Syaroni

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Wafat

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2       Guru Beliau

3.         Jalan Menuju Taswuf Menurut Asy-Sya'rani

4.         Karya

5.         Referensi

Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy-Sya’rani Al-Anshari Asy-Syafi’i Asy-Syadzili Al-Mishri. Dia adalah seorang sufi terkenal yang diakui sebagai wali quthub pada zamannya yang bergelar Imam al-Muhaqqiqin wa Zudwatul Arifin (pemuka ahli kebenaran dan teladan orang-orang makrifat).

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

Lahir di desa Qalqasandah (Mesir) pada tanggal 27 Ramadhan 889 H/12 Juli 1493 M.

1.2       Wafat

Beliau As Syaroni wafat di Mesir pada bulan Jumadil Awal 973 H/November 1565 M.

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu

Asy-Sya’rani belajar dan menghafal al-Quran ketika berumur tujuh tahun. Setelah hafal al-Quran, dia menghafal Matan al-Ajrumiyyah (ilmu nahwu) dan Matan Abi Syuja’ (ilmu fiqih syafi'i).

Kemudian dia pergi ke masjid al-Ghamri untuk menuntut ilmu. Di sana dia menghafal kitab Minhaj at-Thalibin karya Imam an-Nawawi, Alfiyyah Ibnu Malik, at-Taudhih Syarh Alfiyyah Ibnu Malik karya Ibnu Hisyam, Alfiyyah al-‘Iraqi, kitab at-Talkhis dalam ilmu balaghah karya al-Quzwini, Matan as-Syatibiyyah dalam ilmu qiraat, Qawaid Ibnu Hisyam, dan kitab Raudhah at-Thalibin karya Imam an-Nawawi sehingga bab Qadha. Di masjid tersebut dia, dibimbing gurunya yaitu Syaikh Aminuddin, Imam masjid al-Ghamri. Kepada gurunya itu juga, dia belajar kitab Kutub as-Sittah dengan metode talaqqi (membaca di hadapan guru).

Setelah itu, Asy-Sya’rani belajar kepada Syaikh as-Syams ad-Dawakhili, Syaikh an-Nur al-Muhalla, Syaikh an-Nur al-Jawarihi, Syaikh Mulla Ali al-‘Ajmi, Syaikh Ali al-Qasthalani, Syaikhul Islam Zakariyya al-Ansari, al-Asymawi, dan Syihabuddin ar-Ramli.

Di akhir perjalanan ilmiahnya, Asy-Sya’rani memilih jalan tasawuf melalui bimbingan para guru sufi, seperti Syaikh Ali al-Marshafi, Syaikh Muhammad asy-Syanawi dan Syaikh Ali al-Khawas.

2.2       Guru Beliau

As Syaroni berguru kepada banyak ulama. Berikut ini adalah daftar guru-gurunya:

  1. Syaikh Aminuddin
  2. Syaikh as-Syams ad-Dawakhili
  3. Syaikh an-Nur al-Muhalla
  4. Syaikh an-Nur al-Jawarihi
  5. Syaikh Mulla Ali al-‘Ajmi
  6. Syaikh Ali al-Qasthalani
  7. Syaikhul Islam Zakariyya al-Ansari
  8. Syaikh al-Asymawi
  9. Syaikh Syihabuddin ar-Ramli
  10. Syaikh Ali al-Marshafi
  11. Syaikh Muhammad asy-Syanawi
  12. Syaikh Ali al-Khawas

3.         Jalan Menuju Taswuf Menurut Asy-Sya'rani

Menurut asy-Sya’rani bahwa rukun-rukun jalan menuju tasawuf itu ada empat yaitu: lapar, kontemplasi, menahan lapar, dan sedikit berbicara. Dan jika seorang murid melakukan kesalahan salah satu pilar atau ruku tersebut, maka rukun-rukun yang lainnya akan mengikuti. Dan jika ingin menjadi kekasih Allah, maka ada beberapa rukun yang telah didefinisikan oleh Rasul yakni: banyak diam, menghindarkan diri dari manusia, lapar, dan selalu menyucikan.

4.         Karya

  1. Kitab Al-Jawahir wa al-Durar al-Kubra (Mutiara-mutiara dan Permata-permata agung).
  2. Kitab Al-Yawaqit wa al-Jawahir fi Aqa’id al-Akabir (Permata-permata Yakut dan Mutiara-mutiara tentang Akidah-akidah para ulama Besar [kalangan sufi]).
  3. Kitab Al-Tabaqat al-Kubra (peringkat-peringkat atau generasi-generasi yang Agung) atau disebut juga Lawaqih al-Anwar fi Tabaqat al-Akhyar (kilatan-kilatan Cahaya tentang Peringkat-peringkat atau generasi-generasi Orang-orang Terpilih).
  4. Kitab Al-Anwar al-qudsiyyah fi ma’rifat qawa’id al-Sufiyyah (cahaya-cahaya kudus dalam hal mengenal kaidah-kaidah para sufi).
  5. Kitab Lawaqih al-Anwar al-Qudsiyyah fi Bayan al-Uhud al-Muhammadiyyah (kilatan-kilatan kudus dalam meenjelaskan jani-janji (pesan-pesan) Muhammad.
  6. Kitab Al-Kibrit al-Ahmar fi Uluww al-Syaikh al-Akbar (belerang Merah (pemaparan) tentang kemuliaan Syaikh al-Akbar [ibnu Arabi].
  7. Kitab Al-Qawa’id al-Kasfiyyah fi al-Illahiyyah (kaidah-kaidah Ketersingkapan tetang sifat-sifat Ketuhanan).
  8. Kitab Masyariq al-Anwar al-Qudsiyah fi Bayan al-Uhud al-Muhammadiyyah (pancaran cahaya-cahaya kudus tentang penjelasan janji-janji [pesan-pesan] Muhammad).
  9. Kitab Madarik al-safilin ila Rusum Tariq al-Arifin (alur pengetahuan kelas rendah munuju sketsa Jalan orang-orang Arif).
  10. Kitab Lata’if al-Minan (kelembutan-kelembutan karunia).
  11. Kitab Mizan al-Kubra (Neraca yang Agung).

5.         Referensi

Sanad Ulama Nahdlatul Ulama (Wiki.laduni.id)

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya