Ziarah Makam KH. Ahmad Djazuli Utsman, Pendiri Pondok pesantren Al-Falah Ploso

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Ziarah Makam KH. Ahmad Djazuli Utsman, Pendiri Pondok pesantren Al-Falah Ploso
Sumber Gambar: dok. pribadi/FB M Irfan Ilmie

Laduni.ID, Jakarta – KH. Mas’ud merupakan pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur. Beliau lahir pada 16 Mei 1900 di Ploso, Kediri, beliau adalah anak ketujuh dari 13 bersaudara pasangan Raden Mas M. Utsman, panggilannya Pak Naib, seorang Onder Distrik (penghulu kecamatan) dengan Nyi Mas Ajeng Muntoqinah binti M. Syafi’i.

KH. Mas’ud yang kemudian dikenal dengan KH. Ahmad Djazuli Utsman ini merupakan sosok yang sangat haus akan ilmu, sejak kecil beliau tak pernah Lelah untuk belajar. Walalu beliau memiliki keistimewaan sebagai salah seorang keturunan bangsawan, hal tersebut tak membuat Kiai Djazuli terlena. Beliau selalu memanfaatkan waktu sengan sebaik-baiknya, khususnya dalam hal keilmuan.

Kiai Djazuli menimba ilmu di Lembaga Pendidikan bentukan Belanda, seperti SR, MULO, HIS, dan STOVIA (Fakultas Kedokteran UI saat ini). Namun, belum selesai menimba ilmu di STOVIA beliau diperintah pulang oleh sang ayah.

Kala itu Pak Naib kedatangan Kiai Ma’ruf Kedunglo dan menanyakan di mana Mas’ud, setelah mengetahui Mas’ud belajar di Batavia, Kiai Ma’ruf menyarankan untuk membawa Mas’ud pulang dan mulai belajar di pesantren. Kiai Ma’ruf seakan mendapat firasat apa yang terbaik bagi anak Pak Naib tersebut.

Setibanya di tanah kelahiran, Kiai Djazuli muda langsung menimba ilmu di pesantren se-karesidenan Kediri. Mulanya beliau menimba ilmu kepada KH. Ahmad Sholeh di Pondok Pesantren Gondanglegi, Nganjuk. Dengan Kiai Ahmad Sholeh, beliau mendalami ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur’an, khususnya tajwid dan kitab Jurumiyah yang berisi tata bahasa Arab dasar (Nahwu) selama 6 bulan.

Selanjutnya beliau mulai menimba ilmu kepada guru-guru yang mutawatir sanadnya, seperti ke Pondok Pesantren Sono (Sidoarjo), Pondok Pesantren Sekarputih (Nganjuk) asuhan KH. Abdul Rohman, Pondok Pesantren Mojosari (Nganjuk) kepada KH. Zainuddin, Pondok Pesantren Tebuireng (Jombang) asuhan Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dhimyati Tremas (Pacitan), Syekh al Allamah al Aidrus Makkah, dan lain-lain.

Selain sosok yang haus akan ilmu, beliau juga adalah sosok guru yang tak pernah melepas santri-santrinya. Beliau selalu mendampingi para murid-muridnya dalam menimba ilmu, termasuk ketika beliau dalam keadaan sakit sekalipun.

Lokasi Makam

KH. Ahmad Djazuli Utsman wafat pada Sabtu Wage, 10 Januari 1976/10 Muharram 1396 H. Makam beliau terletak di sebelah selatan Masjid Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Beliau dimakamkan berdampingan dengan makam sang istri, Nyai Rodliyah. Saat ini makam tersebut menjadi makam keluarga dan muassis pondok pesantren. Salah satu dzuriyyah beliau, KH. Zainuddin Djazuli yang wafat pada Sabtu, 10 Juli 2021 juga dimakamkan di komplek tersebut.

Sumber foto: FB M Irfan Ilmie, FB Muhammad Ali Ridho


Editor: Daniel Simatupang